liga-indonesia

Cahya Supriadi Bersinar, Muhammad Ardiansyah Terpinggirkan di PSM Makassar

Minggu, 10 Agustus 2025 | 19:00 WIB
Cahya Supriadi awali ISL 2025-2026 dengan cleansheet bersama PSIM Yogyakarta, sementara Muhammad Ardiansyah belum bermain di PSM Makassar. (@timnasindonesia)

SportlinkNews - Dua kiper timnas U-23 Indonesia, Muhammad Ardiansyah dan Cahya Supriadi, memulai kompetisi Indonesia Super League (ISL) 2025-2026 dengan nasib yang berlawanan.

Pada ajang ASEAN Cup U-23 2025, pelatih Gerald Vanenburg memberi kesempatan bermain kepada keduanya.

Ardiansyah tampil empat kali dan menjadi kiper utama, sementara Cahya hanya bermain sekali di laga terakhir fase grup melawan Malaysia.

Baca Juga: Dewa United Banten FC Gelar 17 Laga Kandang Super League di Banten International Stadium Berharap Suburkan UMKM

Namun, situasi tersebut kini berbalik saat keduanya membela klub masing-masing di kompetisi domestik.

Ardiansyah saat ini berseragam PSM Makassar, klub yang masih menjalani sanksi FIFA sehingga tidak bisa mendaftarkan pemain baru.

Sejak musim lalu, ia berstatus kiper pelapis di tim berjuluk Juku Eja itu. Posisi kiper utama masih dipegang Reza Arya, kiper timnas senior Indonesia.

Baca Juga: Kalahkan Semen Padang Bojan Hodak akan Evaluasi Kinerja Persib, Frans Putros: Kami Bermain Solid

Pada pekan perdana ISL 2025-2026, PSM menghadapi Persijap Jepara, Jumat (8/8/2025), yang berakhir imbang 1-1.

Reza tampil penuh di bawah mistar, sedangkan Ardiansyah tidak masuk skuad.

PSM justru membawa kiper muda 17 tahun, Poetro Negoro, sebagai cadangan.

Baca Juga: Penampakan Presenter Sepak Bola Mirip Kim Kardashian Bikin Riuh Pertandingan Chelsea Vs Leverkusen

Pelatih Bernardo Tavares bahkan menyebut skuadnya saat itu layaknya PSM U-23 karena banyaknya pemain muda yang diturunkan.

Sementara itu, Cahya Supriadi mengawali musim dengan gemilang bersama PSIM Jogja.

Halaman:

Tags

Terkini