Meski begitu, semangat pemain Persis belum padam.
Pada menit ke-78, Jordy Tutuarima mencetak gol penyeimbang yang memastikan pertandingan berakhir dengan skor 2-2.
Baca Juga: Bojan Hodak Waspadai Ze Valente hingga Vidal Jelang Lawan PSIM Yogyakarta
Pelatih Persis, Peter de Roo, mengaku kecewa dengan hasil ini.
Menurutnya, anak asuhnya gagal menjaga konsistensi permainan selama 90 menit.
Ia menilai Persis tampil baik di awal laga, tetapi kehilangan intensitas setelah unggul cepat.
Baca Juga: Patrick Kluivert Panggil 27 Pemain, Beckham Putra Antusias Bela Timnas Indonesia
“Kami sempat menurunkan tempo setelah mencetak gol."
"Kami jadi lebih lambat membawa bola, bahkan saat tidak menguasai bola. Akibatnya, kami kebobolan karena kurang fokus,” ujar De Roo.
Pelatih asal Belanda itu juga menyoroti penurunan agresivitas timnya menjelang akhir babak pertama.
Baca Juga: Peluncuran Liga 4 Kota Depok Catat Sejarah Baru dalam Sepak Bola Nasional
Kondisi itu, menurutnya, menjadi titik lemah yang dimanfaatkan lawan untuk mencetak gol.
“Sepuluh menit sebelum turun minum, permainan agresif kami hilang. Setelah kebobolan dua gol, kami kesulitan kembali bermain agresif."
"Meski begitu, kami coba mengendalikan permainan di sisa laga dan akhirnya menerima hasil imbang ini,” lanjutnya.
Baca Juga: Spekulasi Transfer Thom Haye, Persib Bandung Jadi Kandidat Terkuat