Persija bangkit dan berhasil menyamakan kedudukan melalui Maxwel pada menit ke-82.
Skor imbang 1-1 bertahan hingga laga berakhir.
Baca Juga: Jordi Amat Senang Kembali Perkuat Timnas Indonesia di FIFA Matchday September 2025
Pelatih Malut United, Hendri Susilo, mengaku bersyukur dengan hasil seri ini. Menurutnya, Persija tampil dominan sejak awal sehingga laga terasa sangat berat bagi timnya.
Ia menilai, kartu merah yang diterima Rio Fahmi menjadi titik balik yang memberi peluang bagi Laskar Kie Raha untuk mencetak gol.
“Seperti yang saya katakan sebelumnya, Malut United ingin mencetak gol di sini, dan itu akhirnya terjadi,” ujar Hendri Susilo usai laga.
Baca Juga: '90’ & BEYOND': PSSI Rayakan Semangat Timnas Lewat Pameran Foto dan Kisah Jurnalis
Hendri menambahkan, kerja keras dan semangat pantang menyerah para pemain menjadi kunci keberhasilan tim menahan Persija di kandangnya.
“Anak-anak luar biasa, mereka layak mendapat apresiasi besar."
"Walaupun ditekan hampir sepanjang laga, mereka tetap fokus dan bisa membawa pulang satu poin,” lanjutnya.
Baca Juga: Bojan Hodak Waspadai Ze Valente hingga Vidal Jelang Lawan PSIM Yogyakarta
Saat ditanya mengenai kartu merah Rio Fahmi, Hendri tak menampik bahwa hal tersebut menjadi keuntungan bagi timnya.
Dengan jumlah pemain lebih banyak, Malut United lebih leluasa keluar dari tekanan Persija.
“Betul, saat 11 lawan 11 Persija sangat dominan. Kami sempat bertanya-tanya sampai kapan bisa bertahan."
Baca Juga: Patrick Kluivert Panggil 27 Pemain, Beckham Putra Antusias Bela Timnas Indonesia