Hal serupa terjadi ketika menghadapi Malut United, di mana Rio Fahmi juga menerima kartu kuning kedua.
Baca Juga: Timnas Putri U-16 Indonesia Lolos Semifinal ASEAN Cup 2025, Erick Thohir: Jangan Cepat Puas
“Kami harus bisa lebih mengontrol emosi. Tapi, dua kartu merah itu berbeda."
"Kalau Rio, lebih ke teknis permainan. Dia mencoba memotong bola tetapi mengenai kaki lawan,” jelas Mauricio.
Pelatih asal Brasil itu menekankan pentingnya menjaga keseimbangan antara agresivitas dan kontrol emosi.
Baca Juga: Debut Jobe Bellingham Berakhir Ricuh, Ayahnya Ribut dengan Petinggi Borussia Dortmund
Menurutnya, meski hasil imbang melawan Malut United terasa mengecewakan, semangat juang pemain yang tetap tinggi hingga menit akhir patut diapresiasi.
Mauricio juga menekankan bahwa tambahan satu poin tetap bernilai positif dalam perjalanan panjang musim ini.
Baginya, yang lebih penting adalah bagaimana para pemain mampu belajar dari kesalahan dan menampilkan permainan lebih konsisten pada laga-laga berikutnya.
Baca Juga: Rodrygo Ngamuk Usai Ditarik Keluar Lebih Cepat dalam Laga Real Madrid Vs Oviedo
Dengan jadwal padat dan lawan tangguh menanti, Persija diharapkan bisa menjawab “undangan” dari hasil imbang ini dengan tampil lebih fokus dan disiplin.
Harapannya, setiap laga selanjutnya bisa ditutup dengan kemenangan sehingga target tim tetap terjaga.