SportlinkNews - Persita Tangerang yang memasuki pekan ke-9 menduduki peringkat kedua klasemen sementara Super League akan menyambut kedatangan lawannya di Stadion Indomilk Arena, Jumat, 17 Oktober 2025.
PSIM Yogyakarta yang saat ini berada di peringkat ketiga klasemen akan menantang Pendekar Cisadane pada lanjutan pertandingan Super League 2025/26 usai jeda internasional.
Sebagai tuan rumah, Persita memang di atas angin. Persita memiliki catatan lima laga tak terkalahkan di Super League 2025/26, bahkan selalu menang dalam empat laga terakhirnya.
Baca Juga: Peringatan HUT ke-87 KONI Pusat Digelar Bertepatan dengan PON Beladiri
Namun, pelatih Persita, Carlos Pena, enggan meremehkan skuat Laskar Mataram. Tren tim promosi ini di laga tandang sangatlah istimewa.
“Mereka mungkin memang tim yang baru promosi, tetapi memiliki banyak pemain berpengalaman di sepak bola Indonesia," ungkap Carlos Pena.
"Mereka telah merekrut pemain asing yang bagus, yang telah bermain di banyak pertandingan Liga 1 musim sebelumnya, dan juga pemain lokal yang berpengalaman,” lanjutnya.
Baca Juga: Aston Martin Bantah Adanya Pembicaraan Tentang Pengunduran Diri Fernando Alonso di F1 2027
“Mereka telah memainkan 4 pertandingan tandang sejauh ini dan meraih 10 poin (3 menang dan 1 seri), jadi mereka bermain sangat baik di laga tandang."
"Ini akan menjadi pertandingan yang sulit, melawan lawan yang sangat tangguh, tetapi kami datang ke pertandingan ini dengan kepercayaan diri yang baik dan momentum yang baik," ungkap mantan pelatih Persija ini.
Meski berstatus tim promosi, namun PSIM memang tidak boleh dianggap sepele. Kemenangan mereka di kandang Bali United FC dan Malut United FC menunjukkan betapa bahayanya lini serang mereka.
Baca Juga: Mengapa Fisioterapi Penting dalam Olahraga
Sang pelatih pun kerap memberikan kejutan dengan menurunkan pemain yang berbeda dari satu pertandingan ke pertandingan lainnya.
“Saya selalu katakan kepada para pemain, pada suatu saat tim akan membutuhkan kalian. Kita tidak bisa bermain 34 pertandingan dengan tim yang sama,” tutur pelatih PSIM, Jean-Paul van Gastel.