liga-indonesia

Laga Keras di Stadion Sumpah Pemuda Berakhir Tanpa Pemenang

Sabtu, 1 November 2025 | 22:29 WIB
Pemain Bhayangkata Presisi berusaha menahan bola yang menggelincir ke kaki pemain Persita Tangerang. (Instagram@Bhayangkarafc)

SportlinkNews - Laga sengit tersaji di Stadion Sumpah Pemuda, Sabtu, 1 November 2025 ketika Bhayangkara Presisi Lampung FC harus puas berbagi angka 1-1 dengan Persita Tangerang pada lanjutan BRI Super League 2025/26.

Kedua tim bermain dalam tempo tinggi sejak awal, diwarnai banyak duel fisik dan peluang berbahaya.

Persita sempat membuka keunggulan melalui Pablo Ganet pada menit ke-79, sebelum Slavko Damjanovic menyelamatkan Bhayangkara lewat gol penyeimbang tujuh menit berselang. 

Baca Juga: FIFA Periksa Detail Kasus Naturalisasi, Malaysia Terancam Hukuman Berat

Hasil imbang ini membuat Bhayangkara tetap tertahan di peringkat ketujuh klasemen sementara dengan 15 poin, sedangkan Persita turun ke posisi keempat dengan 18 poin, terpaut satu angka dari Persib Bandung di urutan ketiga.

Pelatih Bhayangkara, Paul Munster, mengaku bangga atas kerja keras para pemainnya meski gagal mengamankan tiga poin di kandang sendiri. Ia menilai timnya tampil disiplin di tengah tekanan dan duel fisik yang intens.

"Pertandingan berlangsung ketat dengan banyak kontak fisik dan situasi sulit. Namun para pemain tetap fokus dan disiplin hingga akhir," ujar Munster.

Baca Juga: Indonesia Pastikan Tiga Emas di Indonesia Para Badminton International 2025

Meski kecewa dengan gol yang bersarang ke gawang timnya, Munster menilai performa Bhayangkara sudah berada di jalur yang benar. Ia menegaskan timnya memiliki mentalitas kuat dan selalu bermain untuk menang.

"Kami kecewa kebobolan, tapi satu poin ini tetap berharga. Besok kami fokus evaluasi agar tampil lebih baik di laga berikutnya," tambahnya.

Sementara itu, dari kubu tamu, pelatih Carlos Pena merasa timnya layak mendapatkan hasil lebih baik. Ia menyoroti kerasnya permainan Bhayangkara dan menganggap seharusnya ada kartu merah untuk pemain tuan rumah.

Baca Juga: PSSI Diminta Tak Tunda Penunjukan Pelatih Timnas Indonesia

"Kami sangat dekat dengan kemenangan. Seharusnya ada kartu merah untuk mereka," ucap Pena dengan nada kecewa.

Meski begitu, Pena tetap memuji mental dan semangat juang para pemain Persita yang menurutnya menjadi kunci konsistensi tim selama ini.

"Pemain saya punya mental yang kuat, rendah hati, dan tahu bagaimana berjuang. Baik yang bermain sejak awal maupun dari bangku cadangan, semuanya bekerja keras," tutur Pena menambahkan.

Baca Juga: Ducati Bingung, Francesco Bagnaia Melempem Meski Gunakan Motor Sama seperti Marquez

Bagi Persita, hasil imbang ini memperpanjang catatan tak terkalahkan mereka sejak pertengahan Agustus 2025, meski tren kemenangan mereka sedikit terhenti dalam dua laga tandang terakhir.

Sementara Bhayangkara menambah koleksi hasil imbang menjadi tiga kali dari sepuluh pertandingan musim ini.

Tags

Terkini