“Saya cuma bisa bilang alhamdulillah,” ujar mantan gelandang Dynamo Dushanbe tersebut dengan wajah memerah.
Baca Juga: Kalahkan Bhayangkara FC, PSIM Yogya Pertahankan Tren Positif di Pekan ke-13 Super League 2025/26
Ucapan singkat itu mencerminkan kepribadiannya yang rendah hati, sekaligus menunjukkan rasa syukur sebagai seorang Muslim yang telah mengantongi tiga caps bersama timnas Tajikistan.
Di balik gol tersebut, Rakhmatsho menyimpan motivasi khusus.
Ia menyebut gol yang dilesakkan ke gawang Bhayangkara FC itu dipersembahkan untuk rekan setimnya, Rafinha.
Baca Juga: Persebaya Akhiri Kerja Sama dengan Eduardo Perez Usai Ditahan Imbang Arema FC
Gelandang kreatif asal Brasil itu menjadi salah satu sosok penting dalam perjalanan PSIM musim sebelumnya, ketika ia dinobatkan sebagai pemain terbaik Liga 2 dan berperan besar membawa “Mataram Blue” promosi ke kasta tertinggi.
Namun, musim ini Rafinha tidak masuk dalam rencana van Gastel, sehingga menit bermainnya sangat terbatas.
“Sebelum pertandingan, saya berbicara dengan Rafa,” kata Rakhmatsho dalam sesi jumpa pers usai laga.
Baca Juga: Hasil Super League: Persita Tahan Malut United, VAR Batalkan Gol Indah Hokky Caraka
“Saya memberi tahu dia untuk datang ke stadion, saya mencetak gol, dan gol ini saya persembahkan untuk Rafinha.”
Dedikasi tersebut menjadi simbol solidaritas di ruang ganti PSIM, serta memperlihatkan ikatan emosional di antara para pemain asing klub tersebut.
Setelah kemenangan penting ini, PSIM akan menghadapi tantangan berat pada pekan berikutnya.
Baca Juga: Arsenal vs Tottenham Hotspur: Derby North London yang Dimulai Sejak Tahun 1921
Mereka dijadwalkan bertandang ke markas Persija Jakarta pada Jumat (28/11/2025).