SportlinkNews - Pelatih Dewa United, Jan Olde Riekerink, menilai timnya layak meraih hasil lebih baik meski harus puas bermain imbang tanpa gol melawan tuan rumah Bali United.
Pada laga tunda pekan ke-8 BRI Super League yang digelar di Stadion Kapten I Wayan Dipta, Gianyar, Senin, 29 Desember ini, pertandingan berakhir dengan skor kacamata 0-0.
Menurut Jan Olde, jalannya pertandingan relatif mudah dianalisis. Ia mengakui duel berlangsung seimbang pada 20 menit awal, sebelum Dewa United melakukan penyesuaian strategi yang berdampak signifikan terhadap penguasaan permainan.
Baca Juga: Gebuk Thailand, Timnas Indonesia Juara Piala AFF Futsal U-16 2025
"Pada 20 menit pertama pertandingan berjalan 50-50. Setelah itu kami mengubah pendekatan, terutama di sektor sayap, karena terlalu sering terjadi situasi satu lawan satu," ujar Jan Olde seusai laga.
Perubahan tersebut, menurutnya, membuat Dewa United tampil lebih dominan. Ia menilai timnya mampu mengendalikan permainan dan menciptakan peluang-peluang paling berbahaya sepanjang laga.
"Setelah perubahan itu, kami mulai menguasai pertandingan. Kami menciptakan peluang-peluang terbesar dan memiliki semua kesempatan untuk mencetak gol," lanjut Jan.
Baca Juga: Resmi Dikontrak Ajax, Jordi Cruyff Tetap Dampingi PSSI
Sayang, semua kesempatan yang dibuat belum mampu terkonversi dengan baik. "Jika ada yang harus disalahkan, itu adalah diri kami sendiri karena gagal memaksimalkan peluang," ucapnya kemudian.
Pelatih asal Belanda itu menyoroti satu momen krusial yang menurutnya merugikan timnya. Ia merasa sebuah peluang emas terhenti akibat keputusan wasit saat Alex Martins dijatuhkan, padahal situasi dinilai masih menguntungkan bagi Dewa United.
"Saya pikir bola sudah melewati garis terakhir dan Slemane akan berhadapan langsung dengan kiper. Tapi wasit meniup peluit. Padahal itu peluang besar bagi kami," ungkap Jan Olde sedikit kesal.
Baca Juga: Asik Nonton Langsung Piala Dunia 2026 Gratis di TVRI
Meski gagal mencetak gol hingga peluit akhir, Jan Olde tetap memuji mentalitas dan kepercayaan diri anak asuhnya. Ia menilai performa Dewa United, terutama setelah 20 menit pertama, menunjukkan perkembangan positif.
"Ini bukan tempat yang mudah untuk bermain, tetapi para pemain berjuang keras. Saya melihat tim yang percaya diri dan bermain sepak bola kombinasi dengan baik, para pemain menguasai pertandingan dan menciptakan sebagian besar peluang," katanya.
Jan Olde juga optimistis timnya akan bangkit pada laga-laga berikutnya. Ia menegaskan kerja keras yang dilakukan dalam latihan akan membuahkan hasil, meski laga kali ini terasa berat secara emosional.
Baca Juga: Nike Munculkan Kembali Jersey Kandang Ikonik Nigeria Tahun 1996
"Kami berlatih dengan sangat serius dan menghabiskan banyak waktu untuk mempersiapkan diri. Hari ini memang berat, tetapi saya yakin kami akan bangkit," pungkasnya.
Hasil imbang ini membuat Dewa United tetap tertahan di papan bawah klasemen, tepatnya peringkat 14 Super League. Sementara itu, Bali juga tetap bertahan di papan tengah di posisi 8 besar.