liga-indonesia

Bukan di Exco, tapi di Lingkup Sepak Bola

Minggu, 4 Januari 2026 | 06:48 WIB
Ada apa dengan Exco PSSI?


M. Nigara
Wartawan Sepak Bola Senior

"BUKAN, Bukan di Esekutif PSSI sekarang. Tapi, di lingkup sepak bola nasional!"
Atas nama pribadi, saya mohon maaf yang sebesar-besarnya kepada para anggota Esko PSSI saat ini.

Hal ini perlu saya tegaskan, terkait tayangan Ordal di Garudatv, Selasa (30/12/25) yang dipandu oleh Effendy Gazali dan Iwel Sastra. Ini adalah tayangan kedua Ordal yang ingin membedah sepak bola nasional dan diberi judul KLB (Kalian Lakukan yang Benar).

Ordal dengan tujuh nara sumber dari berbagai disiplin pengetahuan. Dua di antaranya wartawan senior dengan pengalaman liputan lebih dari 30 tahun di lingkup sepak bola nasional, saya dan sahabat saya Yesayas Oktovianus (Kompas).

Baca Juga: Teja Paku Alam: Persib Siap Bekerja Keras Hadapi Persik di Kandang Lawan

Dalam dialog buka-bukaan terkait politik uang dalam pemilihan Ketua Umum PSSI, maka terjadilah dialog tentang hal itu. EG sendiri mengatakan bahwa dia mengetahui adanya money politic, karena temannya yang ikut membagikan.

Lalu, Bung Yes, begitu sapaan Yesayas, menyebut jumlah. Dua kali gagal jadi esko dalam dua masa pemilihan Ketum. Pertama di era Ibul dan kedua saat Eto menang.

Sementara saya mengalami langsung. "Bukan, bukan di masa yang sekarang, tapi di era yang lalu," tukas saya.

EG langsung menimpali: "Ooo ini untuk keamanan. Jadi, yang senior saya katakan ini kisah masa lalu. Ya supaya amanlah," katanya.

Baca Juga: PSSI Tetapkan SUGBK sebagai Venue FIFA Series Maret 2026

Lalu saya menambahkan, saat Sumaryoto ingin maju menjadi ketum. "Saya adalah ketua tim. Saat itu, saya ke toilet di HI," tutur saya. "Di situlah saya menyaksikan transaksi terjadi. Ya, terjadi tawar-menawar dan deal-dealan, " lanjut saya.

Malamnya setelah Sumaryoto kalah, catatan hampir enam bulan, saya dampingi Mas Mar, sapaan akrabnya keliling Indonesia. Mas Mar dan Kang Nugraha, keduanya saat sudah almarhum, semoga Allah ampuni seluruh khilaf keduanya, melakukan pendekatan.

"Jika akhirnya Mas Mar tidak terpilih, itu artinya Mas telah diselamatkan oleh Allah," lata saya sesaat ada kiriman uang yang di masa itu sangat banyak. "Tapi, kalo Mas mau gunajan uang ini, saya yang pertama akanenuliskannya di media, lanjut saya.
Alhamdulillah, uang itu tidak jadi digunakan.

Baca Juga: Aston Villa 3 Nottingham Forest 1: John McGinn dan Ollie Watkins Tempel Arsenal

Begitu serunya, saya menambahkan orangnya saat ini ada di esko. Nah, terkait hal itu, saya mohon maaf yang sebesar-besarnya kepada seluruh esko PSSI saat ini, karena maksud saya yang sesungguhnya bukan di esko tapi di lingkup sepakbola nasional.

Halaman:

Tags

Terkini