SportlinkNews - Putaran pertama Super League 2025/26 telah kelar dengan 17 pertandingan digelar sesuai jadwal yang ditentukan. Meski sempat terjadi penundaan, namun berhasil disiasati dengan mulus.
Sejauh ini Persib tampil sebagai juara paruh musim Super League musim ini. Sementara itu, Persis Solo terpuruk ke zona merah dengan berada di peringkat 16 dengan koleksi 10 poin (2 menang, 4 seri, 11 kalah).
Berbagai upaya telah dilakukan manajemen Laskar Sambernyawa, termasuk mendatangkan kembali Milomir Seslija yang sempat melatih skuat ini di musim lalu.
Dalam laman klub, pihak manajemen Persis Solo memberikan pernyataan resminya. Dalam pernyataan tersebut manajemen Persis Solo akan melakukan evaluasi menyeluruh kepada semua elemen tim.
"Berdasarkan performa klub hingga paruh pertama BRI Super League 2025/2026, jajaran Direksi Persis berkomitmen untuk mengevaluasi total kinerja manajemen, pelatih, staf pelatih, tim ofisial, dan para pemain untuk menghadapi putaran kedua," tulis pernyataan tersebut.
"Menindaklanjuti komitmen tersebut, klub juga akan bergerak aktif di bursa transfer paruh musim guna memfasilitasi keinginan pelatih dan memperbaiki kedalaman skuat Persis."
"Perombakan ini dilakukan guna menunjang performa tim untuk tampil lebih baik dan bertahan di kasta tertinggi."
Dalam pernyataan tersebut, juga disertai permohonan maaf kepada suporter yang setia mengawal perjalanan tim Persis Solo sejak Super League 2025/26 bergulir.
"Dengan segala kerendahan hati, jajaran Direksi Persis memohon permintaan maaf atas performa tim yang belum maksimal," lanjut pernyataan tersebut.
Baca Juga: Klasemen Super League 2025/26: Persib Juara Putaran Pertama, Rivalitas Lima Besar Semakin Ketat
"Sekaligus berterima kasih kepada segenap suporter yang senantiasa mengawal tim ini agar tetap berjalan sebagaimana mestinya."
"Pada sisa-sisa laga yang masih harus diperjuangkan, tersemat segenap harap agar klub dan semua elemen bisa saling beriringan untuk bisa menyuguhkan perlawanan terbaik demi taji Sambernyawa, sekaligus bersatu melawan kemustahilan," tutup pernyataan tersebut.