SportlinkNews - Putaran pertama Super League 2025/26 sudah dilakoni seluruh kontestan musim ini. Sebanyak 17 pertandingan telah digelar di berbagai kota di Indonesia.
Meski beberapa pertandingan sempat mengalami penundaan akibat situasi keamanan yang tidak kondusif serta jeda kualifikasi Piala Dunia yang dijalani Timnas Indonesia, namun seluruh agenda Super League berjalan mulus.
Persib tampil sebagai juara paruh musim dan memimpin klasemen sementara Super League dengan 38 poin hasil dari 12 kemenangan, 2 hasil imbang, dan 3 kekalahan.
Baca Juga: Aime Leon Dore Perluas Kolaborasi Basket dengan New Balance lewat Fresh Foam BB v3
Persib tercatat menjadi tim paling minim kebobolan sepanjang putaran pertama Super League 2025/26.
Dari 17 pertandingan yang dimainkan, Persib kebobolan 11 kali. Maung Bandung hanya kebobolan satu gol dari 8 pertandingan kandang yaitu saat menjamu Borneo FC.
Sebagai tim yang paling sedikit kebobolan, Persib mengungguli Persija Jakarta dan Persita Tangerang yang sama-sama sudah kebobolan 14 gol.
Baca Juga: Dewa United Banten Bikin Kejutan, Jungkirkan Hangtuah yang Sempat Unggul 24 Poin
Di posisi berikutnya ada Borneo FC dan Persebaya Surabaya dengan 16 kali kebobolan. Statistik ini menunjukkan jika Persib memiliki lini pertahanan yang solid.
Pelatih Persib Bojan Hodak mengatakan, penting punya tim yang memiliki pertahanan baik.
"Jika melihat hasil dan klasemen, tentu yang paling penting adalah pertahanan berjalan dengan baik. Jadi sejauh ini pertahanan kami yang terbaik di liga, tentu saja ini adalah kunci (keberhasilan)," kata Bojan Hodak.
Baca Juga: PSIM Yogyakarta Tidak Mau Terlena, Jaga Konsistensi di Super League dengan Terus Berlatih Intensif
Namun dari produktivitas gol, Persib mencetak 27 gol. Kalah produktif dibanding Malut United (33 gol), Persija (32 gol), Borneo FC (31 gol).
Lini serang yang tumpul ini memang menjadi perhatian Bojan Hodak menjelang berlangsungnya putaran kedua yang akan dimulai pada 23 Januari 2026.