SportlinkNews - Persija Jakarta membuka peluang menambah amunisi di lini serang dengan membidik penyerang Timnas Indonesia, Mauro Zijlstra. Pelatih Mauricio Souza, mengonfirmasi komunikasi terkait transfer pemain FC Volendam tersebut memang tengah berjalan.
Souza menyebut manajemen Persija melihat adanya celah untuk mendatangkan Mauro, meski masih terikat kontrak jangka panjang bersama Volendam hingga Juni 2027. Minimnya kesempatan tampil di tim utama membuat situasi tersebut dinilai bisa dimanfaatkan.
Persija menilai Mauro sebagai penyerang muda dengan potensi besar yang membutuhkan jam terbang reguler agar kualitasnya terus berkembang. Faktor usia dan kebutuhan menit bermain menjadi pertimbangan utama klub ibu kota dalam penjajakan ini.
Baca Juga: Bruno Moreira Kecewa Persebaya Gagal Petik Poin atas Dewa United Banten FC
"Kami sedang berbicara. Saya pikir belum sepakat, tapi sudah ada pembicaraan di antara mereka (manajemen dengan Mauro)," kata Souza.
Apabila kesepakatan tercapai, sektor depan Persija akan semakin kompetitif. Saat ini, Macan Kemayoran sudah memiliki sejumlah opsi tajam di lini serang seperti Emaxwell Souza, Allano Lima, Gustavo Almeida, dan Alaeddine Ajaraie.
Maxwell Souza tampil sebagai mesin gol utama dengan koleksi 12 gol dan memimpin daftar top skorer Super League musim ini. Sementara itu, Allano Lima dan Gustavo Almeida juga berkontribusi signifikan dengan torehan lima dan tiga gol.
Baca Juga: Atlet Kelas Dunia Lahir dari Banten, Ketum KONI Pusat Optimistis Prestasi Meningkat
Persija turut diperkuat Alaeddine Ajaraie, yang berstatus sebagai top skorer Liga India musim lalu. Selain pemain asing, klub juga masih mengandalkan talenta lokal seperti Witan Sulaeman dan Eksel Runtukahu untuk menopang daya gedor tim.
"Dia (Mauro) punya profil yang bagus. Manajemen mengerti bahwa (transfer) ini bagus untuk membuat kami lebih kuat. Dia masih muda dan kami melihat kesempatan untuk bisa membawa dia," ujarnya.
Sebelumnya, Persija sudah lebih dulu merekrut dua pemain diaspora, yakni Jordi Amat dan Shayne Pattynama. Jordi Amat didatangkan pada awal musim setelah menghabiskan tiga tahun bersama klub raksasa Malaysia, Johor Darul Ta'zim (JDT).
Baca Juga: Persik Kediri Datangkan Dua Pemain Asing Baru untuk Hadapi Putaran Kedua Super League
Kehadiran Jordi Amat memberi dampak signifikan di lini belakang. Ia membentuk trio pertahanan solid bersama Rizky Ridho dan Thales Lira, yang membuat Persija baru kebobolan 14 gol dari 19 pertandingan, catatan terbaik kedua di liga di bawah Persib Bandung.
Sementara itu, Shayne Pattynama direkrut pada bursa transfer paruh musim dari Buriram United. Bek kiri Timnas Indonesia tersebut telah mencatatkan debutnya saat Persija meraih kemenangan 2-0 atas Persita pada Jumat (30/1).