SportlinkNews - Duel panas antara Persija Jakarta melawan Persib Bandung pada pekan ke-32 Super League 2025/26 bakal berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Minggu (10/5). Hasil dari pertandingan tersebut akan menenuntukan arah perburuan gelar musim ini.
Sorotan publik tidak hanya tertuju pada aksi olah bola di dalam lapangan yang melibatkan rivalitas dua tim besar tersebut. Atmosfer di luar lapangan, terutama menyangkut kehadiran tokoh-tokoh dari Bandung ke Ibu Kota, kini menjadi perbincangan hangat di kalangan pencinta sepak bola.
Ketua Panitia Pelaksana (Panpel) Persija, Ferry Indrasjarief, memberikan tanggapan terbuka mengenai kemungkinan hadirnya sejumlah tokoh suporter tim tamu. Pihak penyelenggara menyatakan tidak keberatan jika terdapat utusan terbatas yang ingin menyaksikan langsung pertandingan bergengsi tersebut di stadion.
Baca Juga: PSS Sleman Vs Garudayaksa FC Siap Tempur di Laga Penentuan Gelar Juara Championship 2025/26
"Kalau satu-dua orang saja sebagai perwakilan sih saya rasa Insya Allah tidak ada masalah," kata Ferry.
Hingga saat ini, manajemen panitia pelaksana belum mendapatkan konfirmasi resmi mengenai identitas siapa saja yang akan bertolak dari Bandung. Koordinasi secara formal antara kedua belah pihak terkait rencana kunjungan tersebut terpantau masih belum dilakukan secara mendalam.
"Belum, belum ada komunikasi. Kemarin sempat ngobrol, tetapi mereka malah membicarakan mau ke Lampung, tanya-tanya waktu itu Jakmania tiket ke Lampung berapa, sih," ucapnya.
Baca Juga: Coventry City dan Ipswich Town Jadi Tim Promosi Liga Primer, Siapa Tim Ketiganya?
Penyelenggara pertandingan tetap memegang teguh aturan dasar yang telah ditetapkan oleh operator kompetisi mengenai pembatasan jumlah penonton tandang. Sesuai regulasi Super League musim ini, suporter tim tamu dilarang secara massal untuk mendatangi stadion dalam mendukung tim kesayangannya saat laga tandang.
Langkah akomodatif yang ditunjukkan Ferry merupakan cerminan dari pengalaman pribadinya saat melakukan kunjungan balasan ke markas Maung Bandung sebelumnya. Kehadiran tokoh senior The Jakmania tersebut di wilayah lawan terbukti mampu mencairkan ketegangan yang selama ini menyelimuti hubungan kedua kubu.
Ferry mengenang kembali momen keberaniannya saat memutuskan untuk mendatangi Stadion Gelora Bandung Lautan Api (GBLA) secara mandiri beberapa waktu lalu. Sambutan hangat yang diterima dari elemen pendukung tuan rumah menjadi landasan bagi sikap inklusifnya pada pertandingan di Jakarta nanti.
Baca Juga: PSS Sleman Kantongi Tiket Promosi Super League Usai Kandaskan PSIS Semarang
"Waktu saya ke Bandung, itu inisiatif saya. Saya bilang, pokoknya saya mau ke Bandung, bisa masuk atau enggak, itu urusan belakangan. Tapi saya niatkan untuk masuk, dan ternyata tanggapan di sana positif," ungkapnya.
Interaksi yang terjadi di Bandung kala itu bahkan sempat menghasilkan tawaran bagi Ferry untuk berbaur langsung di tribune bersama kelompok suporter Persib. Namun, pertimbangan keamanan dan koordinasi teknis akhirnya membuat penempatan posisi duduk di stadion mengalami penyesuaian demi kebaikan bersama.