SportlinkNews - Persaingan memperebutkan takhta tertinggi Super League 2025/26 makin memanas antara Borneo FC Samarinda dan rival terdekatnya, Persib Bandung. Skuad Pesut Etam kini mengusung misi wajib menang demi terus menempel ketat posisi Maung Bandung yang tengah memimpin klasemen sementara.
Laju impresif Borneo FC sebenarnya sempat membawa mereka menduduki posisi puncak setelah menundukkan Persik Kediri pada akhir April lalu. Namun, dominasi tersebut kembali berpindah tangan setelah Persib berhasil mengamankan poin penuh dalam dua pertandingan beruntun.
Saat ini, selisih poin di papan atas hanya terpaut tiga angka yang membuat setiap pertandingan menjadi sangat krusial bagi kedua tim. Borneo FC memiliki peluang besar untuk kembali menyamai perolehan poin pemimpin klasemen jika mampu menumbangkan Persita Tangerang malam ini.
Baca Juga: PSS Sleman Vs Garudayaksa FC Siap Tempur di Laga Penentuan Gelar Juara Championship 2025/26
Pertarungan pekan ke-31 yang digelar Selasa (5/5) ini akan menjadi penentu apakah perayaan gelar juara harus tertunda lebih lama. Meskipun menang, klub asal Samarinda tetap harus tertahan di peringkat kedua akibat regulasi keunggulan head-to-head yang memihak lawan.
Pelatih Borneo FC, Fabio Lefundes menilai bahwa dinamika persaingan musim ini jauh lebih kompetitif dibandingkan dengan catatan musim kompetisi sebelumnya. Ia menekankan bahwa perolehan poin yang tinggi saat ini menunjukkan semua tim memiliki standar permainan yang jauh lebih merata.
"Musim lalu tim juara sudah mengunci gelar di sekitar 65 poin. Sekarang kami dan tim lain sudah di angka 69 dan masih ada 12 poin tersisa. Belum ada yang pasti," kata Lefundes.
Baca Juga: Coventry City dan Ipswich Town Jadi Tim Promosi Liga Primer, Siapa Tim Ketiganya?
Statistik menunjukkan sisa pertandingan yang ada masih memungkinkan terjadinya pergeseran posisi yang cukup drastis di zona tiga besar. Kewaspadaan tinggi menjadi kunci bagi Lefundes dalam menginstruksikan anak asuhnya agar tidak terpeleset di sisa laga yang menentukan ini.
Pandangan senada juga muncul dari lini pertahanan Borneo FC yang merasakan atmosfer persaingan yang jauh lebih berat musim ini. Christophe Nduwarugira, memberikan kesaksiannya mengenai peningkatan kualitas tim-tim kontestan yang berlaga di kasta tertinggi Indonesia.
Bagi Nduwarugira yang sudah dua musim berseragam Borneo FC, ketidakpastian gelar juara hingga pekan-pekan terakhir adalah bukti kemajuan liga. Level kompetisi yang meningkat membuat setiap pemain harus mengerahkan kemampuan ekstra guna mempertahankan konsistensi di setiap pekannya.
Baca Juga: PSS Sleman Kantongi Tiket Promosi Super League Usai Kandaskan PSIS Semarang
"Kalau dibandingkan musim lalu, sekarang kita belum tahu siapa juaranya. Artinya level kompetisi meningkat," ucap Nduwarugira mengenai peta persaingan saat ini.
Keinginan kuat untuk menjaga kehormatan di depan pendukung sendiri menjadi motivasi tambahan bagi seluruh elemen tim Borneo FC. Stadion Segiri diharapkan tetap menjadi benteng yang angker bagi setiap tamu yang datang berkunjung di penghujung musim ini.