liga-indonesia

Persija Pastikan Peringkat 3, Rizky Ridho Tekankan Pentingnya Evaluasi Seluruh Elemen

Rabu, 13 Mei 2026 | 15:33 WIB
Selebrasi gol Persija ke gawang Persis Solo di pekan ke-30 Super League 2025/26. (@persija)

SportlinkNews - Kapten Persija Jakarta, Rizky Ridho, menyampaikan permohonan maaf terbuka kepada seluruh pendukung klub, The Jakmania. Pernyataan sikap tersebut dirilisnya melalui unggahan di akun Instagram pribadinya pada Selasa (12/5) malam.

Langkah ini diambil Ridho sebagai bentuk tanggung jawab moral atas kegagalan tim Macan Kemayoran merengkuh gelar juara Super League 2025/26. Harapan publik Jakarta untuk melihat Persija naik ke podium tertinggi dipastikan telah tertutup musim ini.

Kepastian tersebut muncul setelah Persija menelan kekalahan tipis 1-2 dalam laga krusial melawan rival abadi, Persib Bandung. Pertandingan tensi tinggi tersebut berlangsung di Stadion Segiri, Samarinda, pada Minggu (10/5).

Baca Juga: Jonathan Rea dan Andrea Locatelli Siap Adu Kekuatan di Balap Legendaris Suzuka 8 Hours

Hasil minor di Samarinda membuat posisi Persija kini tertahan dan dipastikan mengakhiri kompetisi di peringkat ketiga klasemen akhir. Skuad asuhan Maurico Souza tersebut tidak lagi mampu mengejar ketertinggalan Persib dan Borneo FC Samarinda yang sedang bersaing untuk juara.

Meskipun kompetisi masih menyisakan dua laga melawan Persik Kediri (16/5) dan Semen Padang (23/5), perolehan poin Persija sudah tidak mungkin melampaui lawan. Macan Kemayoran kini terpaut jarak cukup jauh, yakni 10 poin, dari Borneo FC dan Persib.

"Musim ini masih menyisakan dua laga sisa, tetapi posisi Persija sudah bisa dipastikan berada di posisi 3. Posisi di akhir klasemen yang jelas bukan target dan hasil yang kami harapkan. Saya meminta maaf atas hasil ini, terutama kepada pendukung setia kami, the Jakmania," tulis Ridho.

Baca Juga: Ducati Umumkan Tidak Ada Pembalap Pengganti Marc Marquez di GP Catalunya

Bek tengah andalan Timnas Indonesia ini juga memberikan pembelaan bahwa seluruh jajaran dalam tim telah mencurahkan kemampuan maksimal. Upaya keras telah dilakukan oleh para pemain, tim pelatih, hingga ofisial untuk menjaga asa juara hingga pekan-pekan terakhir.

Ridho menegaskan komitmen jangka panjang klub untuk terus bersaing di papan atas sepak bola Indonesia pada setiap musim kompetisi. Ia melihat dinamika prestasi musim ini sebagai bagian dari proses panjang pembangunan kekuatan mental sebuah tim besar.

"Musim yang tidak mudah, ups and downs dalam sepak bola memang merupakan suatu yang wajar, namun yang terpenting kita harus mengambil suatu pelajaran dari setiap kesalahan yang dibuat. Namun yang saya bisa pastikan, tim ini telah berusaha di jalur yang lebih baik dari setiap tahunnya." ucapnya.

Baca Juga: Duet Megawati dan Wilson Jadi Kekuatan Baru Hyundai Hillstate

Baginya, setiap kegagalan yang dialami di lapangan hijau harus dijadikan bahan refleksi untuk peningkatan kualitas permainan secara individu maupun kolektif. Ridho memandang kesalahan sebagai guru terbaik bagi para pemain muda yang menghuni skuad Persija saat ini.

Selain itu, Ridho berjanji akan tetap memimpin rekan-rekannya untuk tampil habis-habisan pada dua pertandingan sisa yang tersedia. Profesionalisme tetap dikedepankan demi menjaga marwah klub meski posisi di tangga klasemen sudah tidak mungkin berubah lagi.

Halaman:

Tags

Terkini