SportlinkNews - Demi terus melakukan pembinaan sepak bola berkesinambungan, Malut United FC menggandeng klub asal Portugal, SL Benfica, dalam pembangunan dan pengembangan sepak bola usia dini.
Dua perwakilan manajemen SL Benfica akan hadir di Stadion Kie Raha, Ternate, saat peresmian kerja sama tersebut.
Keduanya adalah Lourenco dos Reis Ferreira sebagai Benfica International Business Manager dan Davide da Rocha Gomes, Benfica International Technical Coordinator.
Baca Juga: AC Milan Hadapi Fase Krusial, Massimiliano Allegri Tuntut Profesionalisme Pemain
"Kesepakatan Malut United dengan Benfica untuk membangun sepak bola usia dini perlu kami sampaikan kepada publik."
"Pemilik Malut United tergerak untuk semakin berkontribusi memberi kesempatan kepada anak-anak Indonesia, terutama di wilayah Maluku Utara," ujar Willem D. Nanlohy, COO Malut United.
Malut United FC memilih menggunakan nama Akademi Merah Putih sebagai perwujudan kepedulian pemilik Malut United terhadap pembinaan anak-anak demi kemajuan sepak bola Indonesia, terutama di wilayah timur yang masih membutuhkan banyak perhatian.
Baca Juga: AC Milan dan Roma Bersaing Incar Tony D'Amico
"Peserta Akademi Merah Putih adalah mereka yang berusia 7-9 tahun dan prioritas kami adalah anak-anak yatim piatu yang berada di wilayah Maluku Utara, disusul Maluku dan kemudian Papua" kata Willem lagi.
"Usia tersebut adalah fase terbaik untuk memperkenalkan sepak bola," tambahnya.
Dipilihnya SL Benfica sebagai mitra kerja sama karena klub asal Portugal itu terkenal sebagai salah yang terbaik di dunia dalam pengembangan sepak bola usia dini.
Baca Juga: Perubahan Komposisi Pemain Bikin Persija Unggul, Witan Sulaeman: Kemenangan Ini untuk Jakmania
Kedua belah pihak akan menjalin kontrak kerja sama selama 5 tahun yang meliputi program secara keseluruhan berikut dua pelatih asal Benfica yang akan tinggal bersama anak-anak akademi.
Dua pelatih Benfica tersebut akan tinggal bersama sejumlah pelatih akademi asal Indonesia di training camp Malut United, di Ternate, Maluku Utara.