SportlinkNews - Laga pekan ke-34 Super League selain jadi laga penentu juara musim ini, juga menjadi laga penentu tim yang terdegradasi ke kasta kedua sepak bola nasional.
Madura United FC akan menjalani laga penentu nasib. Tim ini akan menjamu PSM Makassar di Stadion Gelora Bangkalan (SGB), Sabtu sore (23/5/2026).
Laga tersebut menjadi salah satu pusat perhatian, karena akan menjadi ajang penentu satu tim terakhir yang akan degradasi.
Baca Juga: Pep Guardiola Tinggalkan Warisan Besar Bagi Sepak Bola Inggris
Kedua kesebelasan yang dimaksud yaitu Madura United dan Persis Solo, yang hanya saling terpaut satu poin.
Hal itu membuat Madura United butuh memenangkan pertandingan agar tidak tergantung dengan hasil Persis Solo lawan Persita Tangerang pada waktu yang bersamaan.
Caretaker Pelatih Madura United Rakhmad Basuki menerangkan persiapan sudah bagus dan berjalan sesuai dengan harapan. Dia pun berharap bisa sebanding dengan hasil pertandingan nanti.
Baca Juga: Keunggulan Fiorentina atas Atalanta Ternodai Gol Bunuh Diri
"Kami persiapan dengan bagus, karena target besok (hari ini) tidak ada pilihan lagi, kecuali menang," tegasnya.
"Mentalitas pemain dan motivasi pemain akan dibawa ke pertandingan besok untuk menghasilkan tiga poin," ungkapnya.
Kapten Madura United Luis Marselo Morais dos Reis alias Lulinha berharap suporter melorengkan SGB untuk berjuang bersama pada laga penting dan sangat menentukan nasib tim pada musim depan.
Baca Juga: Real Madrid Kepincut untuk Merekrut Dusan Vlahovic dari Juventus
"Persiapan bagus. Kami selalu berikan 100 persen dalam latihan untuk fokus pertandingan terakhir musim ini."
"Sangat penting jika suporter datang mendukung kami. Saya dan rekan saya akan berikan yang terbaik untuk Madura United," kata bomber Brasil ini.