SportlinkNews - Pelatih Persija Jakarta, Mauricio Souza secara terbuka memberikan pembelaan dan apresiasi tinggi terhadap performa salah satu legiun asing andalannya sepanjang kompetisi bergulir. Ia mendukung Allano Lima menjadi pemain terbaik Super League 2025/26.
Penilaian objektif mengenai kontribusi Allano di lapangan memang tidak hanya bisa diukur dari papan skor semata. Secara statistik gol di Persija, ia memang kalah tajam dari Emaxwell Souza yang menjadi top skorer Macan Kemayoran dengan 15 gol.
Meskipun demikian, pengaruh Allano dalam mengalirkan bola dan mengatur tempo permainan tim dinilai jauh lebih krusial. Ia adalah motor serangan Persija musim ini.
Allano tampil eksplosif di sisi sayap kanan Persija dan kerap merepotkan lawan dengan aksi individunya. Ia mencatat 62 chances created dan sembilan asis serta 9 gol, sekaligus aktif membangun serangan melalui 317 progressive passes.
Perannya sangat penting dalam menjaga Persija tetap kompetitif di papan atas hingga akhir musim. Allano juga menjadi satu di antara pemain asing Persija yang kabarnya akan dipertahankan untuk musim depan.
"Dan mengenai Allano, tidak perlu diragukan lagi bahwa dia menjalani musim liga yang spektakuler. Saya rasa, atas semua yang sudah dia lakukan, dia sangat layak mendapatkannya (pemain terbaik)," kata Souza.
Baca Juga: Derby Jawa Timur Persebaya Vs Persik Kediri Jadi Laga Pamungkas Super League di Gelora Bung Tomo
Kendati demikian, jalan menuju takhta pemain terbaik dipastikan tidak akan mudah karena adanya kepungan para bintang dari klub rival. Namun, untuk meraih predikat pemain terbaik Super League musim ini, Allano harus bersaing dengan nama-nama yang tak kalah hebat, di antaranya Beckham Putra (Persib Bandung), Federico Barba (Persib Bandung), Mariano Peralta (Borneo FC), dan Juan Villa (Borneo FC).
Keunggulan para kompetitor terdekat tersebut semakin diperkuat oleh momentum emas klub mereka yang tengah berada di jalur perebutan mahkota juara. Bahkan, keempat pemain itu punya kans membawa timnya menjadi juara musim ini. Persib hanya butuh hasil imbang melawan Persijap Jepara untuk juara, sedangkan Borneo FC harus menang atas Malut United, sambil berharap Persijap bisa membungkam Maung Bandung.
"Ada juga beberapa pemain lain yang tampil sangat baik. Namun, jika saya harus memilih satu pemain, saya akan memilih Allano," ucapnya.
Baca Juga: Michael Carrick Resmi Perpanjang Kontrak sebagai Pelatih Kepala Manchester United Hingga 2028
Persaingan ketat di akhir musim ini dipastikan menyedot perhatian besar dari para pencinta sepak bola nasional menjelang malam penghargaan resmi. Pihak operator kompetisi sendiri dikabarkan tengah melakukan verifikasi akhir terhadap data statistik seluruh kandidat yang masuk dalam nominasi tersebut.
Bagi Persija Jakarta, memenangi gelar individu ini akan menjadi pelipur lara yang sangat berharga setelah gagal mengamankan trofi juara liga. Manajemen klub berharap pengakuan terhadap talenta sang pemain dapat mendongkrak nilai pasar serta motivasi tim untuk menatap musim depan.