liga-indonesia

Faktor Shin Tae-yong dan Keluarga Jadi Alasan Witan Sulaeman Pilih Bertahan di Persija

Minggu, 5 Juli 2026 | 18:55 WIB
Witan Sulaeman kembali dipanggil Timnas Indonesia untuk ajang AFF 2026. (Persija)

SportlinkNews - Teka-teki soal masa depan Witan Sualeman bersama Persija Jakarta akhirnya terjawab. Ia telah memastikan diri untuk memperpanjang masa bakti di klub ibu kota tersebut

Witan secara resmi menyepakati ikatan kerja sama baru berdurasi tiga tahun ke depan. Pengumuman mengenai kesepakatan kontrak baru tersebut dirilis oleh pihak klub pada Sabtu (4/7).

Sebelum keputusan ini diambil, masa depan pemain Witan sempat menjadi tanda tanya besar. Faktor keterbatasan menit bermain pada musim lalu di bawah kepemimpinan pelatih Mauricio Souza memicu rumor kepindahannya.

Baca Juga: Pembalap Indycar Ikut Pantau Piala Dunia 2026 di Sela-sela Balapan Akhir Pekan

Akan tetapi, dinamika internal klub berubah drastis setelah manajemen menunjuk juru taktik baru untuk menakhodai tim musim 2026/27. Kedatangan sosok Shin Tae-yong ke kursi kepelatihan Macan Kemayoran menjadi stimulus kuat yang mengubah keputusan Witan.

Faktor kenyamanan di ibu kota serta visi besar pelatih anyar asal Korea Selatan tersebut diakui menjadi magnet utama bagi Witan. Kerja sama yang telah terjalin lama di Timnas Indonesia tampaknya siap dilanjutkan di Persija.

"Alasan utama saya bertahan di Persija adalah karena saya dan keluarga mencintai Persija dan Kota Jakarta. Kedua, kehadiran Coach Shin sebagai pelatih kepala juga menjadi salah satu penyebab saya ingin melanjutkan perjalanan saya di sini," kata Witan.

Baca Juga: Ange Postecoglou Resmi Jadi Pelatih Cristiano Ronaldo di Al-Nassr

Witan juga menegaskan tekadnya yang masih menggebu-gebu bersama tim kebanggaan warga Jakarta. Ada misi besar yang ingin ia tuntaskan sebelum masa baktinya berakhir.

"Selain itu, saya masih memiliki keinginan besar yang belum terwujud bersama klub ini, yaitu membawa Persija meraih gelar juara agar bisa membanggakan Jakarta dan The Jakmania," ucapnya.

Di sisi lain, jajaran manajemen klub melihat prospek cerah yang masih bisa digali dari potensi teknis pemain berusia 24 tahun tersebut. Pengalaman panjang merumput di kompetisi Eropa dinilai menjadi aset berharga yang sangat dibutuhkan oleh kerangka tim.

Baca Juga: Usai Kalahkan Paraguay Kylian Mbappe Keluarkan Pernyataan Keras: Kami Juga Bisa Bermain Kasar!

Rekam jejak karier bersama FK Radnik Surdulica, Lechia Gdansk, hingga AS Trencin menjadi bukti kematangan mental bertanding Witan. Karakteristik permainan serta fleksibilitas taktisnya diproyeksikan mampu menghidupkan kreativitas sektor penyerangan Macan Kemayoran dari sisi sayap.

Pihak manajemen menaruh harapan besar agar kolaborasi lama antara sang pemain dengan pelatih kepala dapat kembali bersinar. Kombasi keduanya diharapkan mampu menjadi motor penggerak utama dalam mewujudkan ambisi besar klub merebut takhta tertinggi.

Halaman:

Tags

Terkini