SportlinkNews - Persib Bandung dipastikan terbebas dari jerat sanksi larangan pendaftaran pemain yang sebelumnya dijatuhkan FIFA. Kepastian tersebut memberi angin segar bagi skuad Maung Bandung dalam menyongsong bergulirnya kompetisi musim 2026/27.
Status hukum klub ibu kota Jawa Barat itu diperbarui FIFA pada pertengahan pekan ini. Nama Persib kini telah bersih dan menghilang dari daftar hitam situs resmi pendaftaran pemain FIFA.
Pencabutan sanksi administrasi tersebut dikonfirmasi lewat pembaruan data di laman utama FIFA per Kamis (23/7). Selain Persib, tiga klub Indonesia lain yaitu PSIS Semarang, Adhyaksa FC, dan PSM Makassar juga dinyatakan telah bebas dari sanksi serupa.
Baca Juga: Statistik Phil Foden Bikin Manchester City Memperpanjang Kontraknya Hingga 2030
Sebelumnya, FIFA merilis hukuman disiplin kepada pihak Persib pada akhir Mei 2026. Hukuman tersebut dipicu persoalan sengketa finansial dan administrasi bersama mantan pemain asing mereka.
Daisuke Sato, menjadi sosok yang melaporkan permasalahan sengketa kontrak tersebut kepada FIFA. Sato melayangkan gugatan hukum setelah merasa hak profesionalnya tidak dipenuhi secara penuh oleh manajemen klub.
Sato mengklaim diputus kerja samanya secara sepihak di saat masa bakti kinerjanya masih tersisa selama setengah musim. Situasi gantung tersebut memicunya untuk menuntut pemenuhan hak finansial sesuai kesepakatan awal di dalam dokumen kontrak.
Baca Juga: Issa Diop Tinggalkan Fulham Merapat ke Ipswich Town Hingga 2030
Meski berada di bawah ancaman sanksi pendaftaran, aktivitas perburuan pemain Persib di bursa transfer sama sekali tidak surut. Tim yang kini ditukangi oleh pelatih Igor Tolic tersebut tetap bergerilya mendatangkan amunisi baru demi memperkuat kedalaman skuad.
Pergerakan agresif manajemen terbukti dengan keberhasilan melengkapi kuota legiun asing untuk musim depan. Penyerang Mariano Peralta menjadi salah satu rekrutan anyar yang berhasil mendarat di Kota Kembang.
Secara regulasi, sanksi yang dijatuhkan FIFA sebelumnya memang tidak melarang klub untuk melakukan negosiasi dan pengikatan kontrak pemain baru. Namun demikian, seluruh pilar anyar tersebut dilarang keras didaftarkan dalam lembar komposisi pemain resmi pertandingan.
Baca Juga: Mengenal Jeremy Monga, Winger Muda Bertalenta yang Diboyong Manchester City
Keputusan pencabutan sanksi ini otomatis menyelesaikan kendala administratif yang sempat membayangi persiapan tim Maung Bandung. Manajemen kini memiliki wewenang penuh untuk mendaftarkan seluruh pemain barunya ke operator kompetisi.
Langkah ini menjadi krusial mengingat Persib bakal menghadapi jadwal pertandingan yang sangat padat pada musim 2026/27. Skuad Maung Bandung dijadwalkan bertarung di empat kompetisi bergengsi sekaligus dalam satu musim.