SportlinkNews - Persebaya Surabaya sukses mengamankan tiga poin usai menundukkan Persija Jakarta dalam laga perdana Grup B Piala Presiden 2026. Kemenangan tipis 1-0 tersebut diraih Bajul Ijo melalui gol bunuh diri Radovan Pankov.
Laga sengit tersebut berlangsung di Stadion Gelora Bung Tomo pada Minggu (26/7) malam WIB. Pertandingan langsung menyajikan intensitas tinggi sejak peluit awal dibunyikan.
Sebagai tuan rumah, Persebaya mengambil inisiatif serangan demi mengurung pertahanan tim tamu. Tekanan bergelombang yang dibangun skuad Bajul Ijo sempat menyulitkan barisan belakang Persija.
Baca Juga: Ipswich Town Rekrut Daizen Maeda untuk Arungi Liga Primer 2026/27
Peluang emas pertama Persebaya lahir melalui aksi individu Miguel Pereira pada menit ke-36. Tembakan keras sang penyerang dari sisi kiri sayap masih mampu ditepis oleh penjaga gawang Persija.
Memasuki babak kedua, Persija mencoba bangkit dengan menaikkan ritme permainan. Skuad Macan Kemayoran mulai lebih berani keluar menekan untuk membongkar pertahanan tuan rumah.
Ancaman berbahaya sempat dihadirkan Persija melalui sepakan terukur Stjepan Loncar dari luar kotak penalti. Namun, bola hasil tembakan keras tersebut masih dapat diamankan dengan sempurna oleh kiper Persebaya.
Baca Juga: Atletico Madrid Rekrut Gelandang PSG, Lee Kang-in Tandatangani Kontrak Lima Tahun
Bencana bagi lini pertahanan Persija akhirnya datang saat laga memasuki menit ke-63. Kesalahan komunikasi di lini belakang berbuah petaka yang berujung pada terciptanya gol tunggal di pertandingan ini.
Bek Persija, Radovan Pankov, melakukan kecerobohan fatal saat mencoba memberikan umpan balik kepada kiper. Ia kurang cermat mengamati posisi penjaga gawang Aqil Savik yang sudah terlanjur maju.
Bola back-pass dari Pankov justru bergulir melewati samping Aqil Savik tanpa bisa dihentikan. Si kulit bundar pun meluncur mulus ke dalam gawang sendiri dan mengubah papan skor menjadi 1-0.
Baca Juga: Daizen Maeda Jadi Pilihan Ipswich Town untuk Jalani Kerasnya Persaingan Liga Primer 2026/27
Merespons situasi tertinggal, skuad Persija langsung meningkatkan gelombang serangan secara masif. Pasukan Shin Tae-yong tersebut mengurung area pertahanan Persebaya demi mencetak gol penyeimbang kedudukan.
Barisan pertahanan Persebaya tampil disiplin dan kokoh dalam meredam setiap gempuran tim tamu. Serangkaian upaya yang dibangun Persija selalu menemui jalan buntu hingga laga berakhir.