SportlinkNews - Manchester United kembali berada di persimpangan penting setelah resmi memecat Ruben Amorim pada awal tahun 2026. Keputusan tersebut membuat manajemen klub bergerak cepat mencari sosok pengganti yang dinilai mampu menstabilkan performa tim hingga akhir musim.
Amorim didepak dari kursi manajer pada 1 Januari 2026, menyusul hasil yang dinilai tak sesuai ekspektasi dan konflik dengan manajemen. Manchester United menunjuk Darren Fletcher sebagai manajer interim sambil menyiapkan keputusan jangka panjang.
Proses pencarian pelatih baru pun langsung berjalan. Sejumlah nama mulai dikaitkan dengan Manchester United, baik dari dalam maupun luar Inggris, sebagai kandidat potensial untuk memimpin Setan Merah.
Baca Juga: Tantangan Kepengurusan Baru PB FAJI: Amankan Arung Jeram di PON 2028
Berbagai laporan media Inggris, melaporkan satu nama lama kembali mencuat ke permukaan, yakni Ole Gunnar Solskjaer. Mantan manajer Manchester United itu dikabarkan sudah bertemu dengan pihak klub dan menyatakan kesiapan untuk kembali menangani tim.
Solskjaer bukan sosok asing bagi Manchester United. Ia pernah menjabat sebagai manajer pada periode 2018 hingga 2021 dan meninggalkan catatan statistik yang cukup solid di era usai kepergian Sir Alex Ferguson.
Selama masa kepemimpinannya, Solskjaer mencatatkan persentase kemenangan sebesar 54,2 persen. Angka tersebut termasuk yang terbaik dibandingkan para pelatih Manchester United setelah kepergian Ferguson.
Baca Juga: Insiden Tendangan Brutal di Liga 4 Jatim, Komdis PSSI Minta Pemain Dihukum Seumur Hidup
Selain pengalaman sebagai manajer, Solskjaer juga memiliki ikatan emosional yang kuat dengan klub. Ia pernah memperkuat Manchester United sebagai pemain dalam kurun waktu panjang, dari 1996 hingga 2007.
Melihat latar belakang tersebut, Solskjaer diyakini memahami kultur klub, tekanan di Old Trafford, serta dinamika ruang ganti Manchester United. Faktor ini menjadi nilai tambah yang jarang dimiliki kandidat lain.
Laporan lain menyebutkan bahwa kembalinya Solskjaer tidak akan dibebani isu finansial. Pria berusia 52 tahun itu dikabarkan tidak menuntut pembayaran gaji yang rumit atau klausul khusus.
Baca Juga: Menyongsong IBL 2026 Satria Muda Seimbangkan Seluruh Kekuatan Tim Demi Membidik Gelar Juara
Fokus utama Solskjaer disebut hanya satu, yakni kembali membantu Manchester United bangkit dari situasi sulit. Sikap ini dinilai selaras dengan kebutuhan klub yang tengah mencari stabilitas.
Meski demikian, Manchester United masih membuka opsi lain. Dewan klub dikabarkan tetap mempertimbangkan kandidat alternatif sebelum mengambil keputusan final.
Artikel Terkait
Pemecatan Amorim Sudah Diprediksi, Para Pemain Manchester United Tidak Senang
Tujuh Calon Pengganti Ruben Amorim, Termasuk Rival Manchester United
Ruben Amorim Kantongi Pesangon Rp 233 Miliar Saat Tinggalkan Manchester United
Manchester United Pertimbangkan Ole Gunnar Solskjaer Pengganti Amorim
Solskjaer Masuk Radar Utama Pelatih Sementara Manchester United, Fletcher Buka Suara