SportlinkNews - Rencana besar di balik layar Manchester United mendadak berada dalam bayang-bayang kontroversi. Saat kompetisi Liga Primer memasuki jeda dan baru kembali 21 Februari, perhatian publik justru tertuju pada isu yang berpotensi memengaruhi masa depan klub, termasuk proyek stadion baru serta relasi komersial.
Pemicunya adalah pernyataan pemilik minoritas yang mengendalikan INEOS, Sir Jim Ratcliffe, mengenai imigrasi di Inggris. Ucapan tersebut memicu gelombang reaksi luas, mengingat posisinya sebagai figur penting di struktur kepemilikan klub.
"Anda tidak bisa memiliki ekonomi dengan sembilan juta orang yang menerima tunjangan dan jumlah imigran yang masuk sangat besar," kata Ratcliffe baru-baru ini.
Baca Juga: Bickerstaff, Johnson, dan Rajakovic Pimpin Format Baru NBA All-Star 2026
"Maksud saya, Inggris telah dijajah. Biayanya terlalu mahal. Inggris telah dijajah oleh imigran, sungguh, bukan?"
Meski tidak berbicara atas nama klub, efeknya langsung terasa. Manchester United dikenal sebagai institusi global dengan pemain, staf, dan basis pendukung dari berbagai latar belakang negara.
Klub pun bergerak cepat merespons demi menjaga citra dan posisi mereka sebagai simbol kota yang inklusif. Langkah ini diambil agar Manchester United tidak terus mendapat hujatan.
Baca Juga: Napoli 2-2 Roma: Pemain Baru beraksi, Alisson Bungkam Malen
"Kelompok pemain, staf, dan komunitas pendukung global kami yang beragam mencerminkan sejarah dan warisan Manchester; sebuah kota yang dapat disebut rumah oleh siapa pun," demikian pernyataan dari klub.
"Manchester United mencerminkan persatuan dan ketahanan semua komunitas yang sangat kami banggakan untuk wakili. Kami akan terus mewakili rakyat kami, kota kami, dan penggemar kami dengan tujuan dan kebanggaan."
Kontroversi tersebut dinilai berisiko terhadap hubungan sponsor dan mitra bisnis global. Dalam iklim sepak bola modern yang sangat bergantung pada citra dan pasar internasional, reputasi menjadi aset utama.
Baca Juga: Arsenal 4 Wigan 0: Mantan Juara Tumbang, The Gunners Cetak Rekor Baru
Bahkan, rencana pembangunan stadion baru disebut bisa terdampak. Wali Kota Greater Manchester, Andy Burnham, secara terbuka mengkritik komentar Ratcliffe yang dianggap tidak akurat, menghina, dan provokatif.
Di tengah tekanan itu, Ratcliffe dilaporkan telah meminta maaf kepada pemilik mayoritas, Keluarga Glazer, serta kepada publik.
Artikel Terkait
Eks Chelsea Beri Komentar Performa Impresif Manchester United bersama Carrick
Manchester United Ogah Terlena Empat Kemenangan Beruntun
Manchester United Tembus Empat Besar, Neville Puji Perubahan Total Era Carrick
Carrick Frustasi Manchester United Hampir Dikalahkan West Ham
Klasemen Liga Primer Pekan ke-26: Manchester City Mendekati Arsenal, Manchester United Menebar Ancaman