SportlinkNews - Rentetan kemenangan Manchester United bersama Michael Carrick akhirnya terhenti. Setelah membuka era kepelatihannya dengan empat kemenangan beruntun, Setan Merah gagal menambah tiga poin saat menghadapi West Ham United.
Dalam lawatan ke markas West Ham, Stadion Olimpiade London, Manchester Unitd dipaksa puas dengan skor 1-1. Hasil itu memastikan laju sempurna tim bersama Carrick berhenti di angka empat kemenangan.
Meski demikian, harus bersusah payah untuk mendapat satu poin. Gol penyeimbang Benjamin Sesko baru tercipta pada menit ke-96 menyelamatkan Manchester United dari kekalahan.
Baca Juga: MotoGP 2026 Segera Dimulai, Ini Jadwal Lengkapnya
Gol di masa injury time tersebut lahir dari upaya tanpa henti para pemain Manchester United sepanjang laga. Tekanan terus dibangun hingga akhirnya membuahkan hasil di detik-detik akhir.
Tambahan satu poin ini memang sedikit mengurangi euforia awal kepemimpinan Carrick. Namun sang manajer menilai hasil tersebut tetap memiliki nilai positif.
Carrick meminta agar situasi ini tidak dibesar-besarkan. Ia menegaskan pentingnya menjaga keseimbangan dalam menyikapi hasil, baik ketika menang maupun saat gagal meraih poin penuh.
Baca Juga: Persib Tegaskan Laga Kontra Persita Tanpa Suporter Tamu di GBLA
"Kita harus seimbang, perihal tak terbawa suasana kalau menang atau tidak berhasil memawa tiga poin," kata Carrick dikutip BBC.
Carrick menekankan Liga Primer menghadirkan tantangan berat di setiap pertandingan. Tidak ada laga yang mudah, terlebih ketika bermain tandang.
Menurutnya, performa tim sangat ditentukan oleh kontrol permainan dan respons terhadap tekanan lawan. Hal itu menjadi bagian penting dalam proses membangun konsistensi.
Baca Juga: Jadwal Pertandingan Serie A Italia, Jay Idzes Buka Laga Pekan ke-25
"Pertandingan-pertandingannya berat di liga ini dan banyak penampilan itu bergantung pada kontrol permainan dan bagaimana kami menghadapi laga. Mencetak gol mepet akhir itu sangat positif kok," ucapnya.
Selain itu, Carrick juga melihat gol di menit akhir sebagai bukti karakter timnya. Daya juang hingga peluit panjang menjadi modal penting untuk menghadapi laga-laga berikutnya.
Artikel Terkait
Kontroversi dan Maaf Ratcliffe, Manchester United Hadapi Imbas
Odegaard Gerah Perkuat Arsenal, Pintu Transfer ke Manchester United Terbuka
Terungkap Alasan Erik ten Hag Cuekin Ronaldo, Manchester United Jadi Hancur
Marcus Rashford Keruk Uang Bisnisnya Jelang Kepindahannya dari Manchester United
Apakah Manchester United Punya Peluang Menyalip Arsenal dan Memenangkan Liga Primer?