SportlinkNews - Liverpool sukses meraih poin penuh dari The City Ground, Minggu (22/2) malam WIB. Namun kemenangan 1-0 atas Nottingham Forest tak sepenuhnya memuaskan manajer, Arne Slot, yang menilai hasil imbang sebenarnya lebih mencerminkan jalannya laga.
Pada babak pertama, Liverpool kesulitan keluar dari tekanan tuan rumah. Forest tampil agresif dan disiplin, membuat sang juara bertahan Liga Primer tak mampu mencatatkan satu pun tembakan tepat sasaran.
Dominasi Forest di paruh awal membuat Liverpool lebih banyak bertahan, terutama mengantisipasi bola-bola mati. Lini tengah The Reds pun tak mampu mengontrol permainan seperti biasanya.
Baca Juga: Fabio Quartararo Terlihat Frustasi dengan Kinerja Yamaha V4 di Tes Pramusim Buriram
Memasuki babak kedua, Liverpool mulai menemukan ritme. Penguasaan bola meningkat, tetapi peluang bersih tetap sulit diciptakan karena rapatnya pertahanan Forest.
Perubahan pemain yang dilakukan Slot menjadi titik balik. Tekanan Liverpool meningkat di menit-menit akhir pertandingan.
Alexis Mac Allister sempat mencetak gol pada menit ke-89 setelah memanfaatkan kesalahan Ola Aina dalam menghalau bola. Namun gol tersebut dianulir karena hand ball.
Baca Juga: Debut Manis Aldi Mahendra di WorldSSP Australia Bawa Tim Raih Double Podium
Liverpool tidak menyerah. Pada menit ke-97, Mac Allister kembali menjebol gawang Forest. Gol itu sempat memunculkan dugaan offside, tetapi akhirnya disahkan dan memastikan kemenangan 1-0 untuk tim tamu.
Usai pertandingan, Slot mengakui timnya mendapat sedikit keberuntungan di momen krusial. Andai dewi fortuna tidak memihak maka ia yakin Liverpool tidak dapat memetik kemenangan.
"Mencetak gol di menit terakhir itu selalu ada elemen keberuntungan, tapi begitu sering musim ini, kami mengalami hal sebaliknya. Seri akan jadi hasil yang lebih adil ketimbang kemenangan buat kami," ujar Arne Slot kepada Sky Sports
Baca Juga: Satria Muda Bandung Mempermalukan Dewa United, Catat Rekor Buruk dalam Sejarah Klub
Slot juga menilai timnya kalah dalam banyak duel dan tidak tampil sesuai standar, terutama di babak pertama. Permasalahan tersebut harus segera diperbaikinya.
"Saya menginginkan kontrol atas lini tengah mereka. Saya menekankan betapa baiknya mereka bermain, tapi kami kehilangan setiap bola. Satu-satunya bagian yang menonjol adalah bertahan di dalam kotak penalti. Kami harus menahan banyak set-piece. Kami bertahan di laga karena itu," sambungnya.
Artikel Terkait
Van Dijk Desak Liverpool Amankan Kontrak Ibrahima Konate
Liverpool Sapu Bersih Brighton di Laga FA Cup, Aksi Dominik Szoboszlai Tuai Pujian
Liverpool Dapat Angin Segar, Alexander Isak Berpeluang Main Maret
Van Dijk Dorong Salah Tidak Tinggalkan Liverpool
Tolak Chelsea, Yan Diomande Kini Diburu Arsenal hingga Liverpool dengan Harga Rp1,9 Triliun