Pep Guardiola Kecam Sorakan Fans Leeds di Momen Buka Puasa Pemain Manchester City

Muhammad Ridwan, Sportlink News
- Minggu, 1 Maret 2026 | 22:49 WIB
Pep Guardiola melambaikan tangannya ke pendukung Manchester City usai laga melawan Newcastle United (@mancity)
Pep Guardiola melambaikan tangannya ke pendukung Manchester City usai laga melawan Newcastle United (@mancity)

SportlinkNews - Kebijakan toleransi beragama yang diterapkan Liga Primer melalui jeda buka puasa Ramadan di tengah pertandingan mendapat respons negatif dari sebagian suporter di Elland Road. Insiden cemoohan muncul saat wasit menghentikan laga antara Leeds United menjamu Manchester City pada menit ke-13, Minggu (1/3) dini hari WIB.

Momen ini terjadi saat laga yang berlangsung sengit dihentikan sejenak guna memberikan waktu bagi para pemain Manchester City yang menjalankan ibadah puasa Ramadan untuk berbuka. Namun, alih-alih memberikan apresiasi, sebagian pendukung tuan rumah justru merespons jeda tersebut dengan sorakan ejekan yang memicu ketegangan di atmosfer stadion.

Padahal, penjelasan mengenai penghentian laga tersebut sudah ditayangkan secara resmi melalui layar besar di dalam stadion. Berdasarkan laporan ESPN dan The Guardian, siulan serta sorakan tetap terdengar dari tribune meski pihak ofisial telah menjalankan prosedur sesuai regulasi kompetisi.

Baca Juga: Inter 2-0 Genoa: Keajaiban Dimarco untuk Gol Kedelapan

Manajer Manchester City, Pep Guardiola, meluapkan kekesalannya atas perilaku suporter tersebut dalam sesi konferensi pers usai laga. Ia menegaskan pentingnya menghargai keyakinan para pemain di era sepak bola modern yang menjunjung tinggi keberagaman.

"Ini dunia modern, bukan? Lihat apa yang terjadi di dunia saat ini," ujar Guardiola menanggapi insiden di markas Leeds tersebut.

Menurut Guardiola, tindakan para pemainnya sudah sesuai dengan aturan yang diperbolehkan oleh otoritas liga demi mendukung atlet profesional yang berpuasa. Ia sangat menyayangkan reaksi negatif yang muncul dari sebagian penonton di Elland Road.

Baca Juga: Rating Pemain Barcelona Melawan Villarreal: Lamine Yamal Hattrick di Spotify Camp Nou

"Kita harus menghormati agama dan menghormati keberagaman, itu intinya. Liga Primer memperbolehkan jeda satu atau dua menit bagi pemain yang berpuasa, jadi mereka melakukannya. Begitulah adanya, meski sayangnya tetap ada reaksi seperti itu," ucapnya.

Dalam pertandingan tersebut, tercatat empat pemain Manchester City yang tetap tampil profesional sambil menjalankan ibadah puasa. Mereka adalah Rayan Cherki, Rayan Ait-Nouri, Omar Marmoush, dan Abdukodir Khusanov.

Laporan yang ada menyebutkan jeda singkat untuk buka puasa sebenarnya telah menjadi praktik standar yang diterapkan di kompetisi Inggris dalam beberapa musim terakhir. Seluruh klub dan ofisial pertandingan sudah mengetahui serta menyetujui rencana tersebut sebelum laga dimulai.

Baca Juga: Old Trafford Gelar Buka Puasa Ramadan Bersama Suporter Muslim

Tindakan suporter Leeds tersebut juga mengundang reaksi keras dari organisasi anti-diskriminasi, Kick It Out. Mereka secara resmi mengecam aksi cemoohan tersebut dan mengingatkan kembali pentingnya menjaga nilai-nilai inklusivitas dalam sepak bola Inggris.

Terlepas dari kontroversi yang terjadi di tribune, Manchester City berhasil mengamankan kemenangan krusial dengan skor 1-0. Hasil ini memastikan The Citizens membawa pulang tiga poin penting untuk terus bersaing ketat di papan atas klasemen menempel Arsenal.

Halaman:

Editor: Muhammad Ridwan

Sumber: ESPN, The Guardian

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

X