SportlinkNews - Pelatih Manchester City Pep Guardiola mengatakan bahwa dirinya sedih dengan kekalahan yang dialami timnya dari Crystal Palace di final Piala FA, Sabtu, 17 Mei 2025.
Meski begitu, dirinya mengaku senang dengan performa yang diperlihatkan pemainnya di laga final tersebut.
City menciptakan sejumlah peluang di kedua babak setelah penalti Omar Marmoush berhasil ditepis kiper Crystal Palace Dean Henderson di babak pertama.
Baca Juga: Trent Alexander-Arnold Diteriaki Suporter Liverpool di Anfield, Ini Reaksi Tegas Mohamed Salah
Merefleksikan kekalahan tersebut, Pep Guardiola menyampaikan apresiasinya kepada Crystal Palace yang memenangkan pertandingan.
“Selamat kepada Crystal Palace atas Piala FA pertama mereka. Ini adalah sejarah,” kata Pep.
“Kami memainkan permainan bertahan yang bagus dan mengendalikan transisi, dan ancaman yang luar biasa kecuali gol."
Baca Juga: Dewa United Siap Tampil Maksimal di Kancah Asia jika Amankan Posisi Runner-Up Liga 1 2024-2025
“Mereka sulit dikendalikan saat lemparan ke dalam dan tendangan sudut dan tendangan bebas tetapi kami tidak dapat mencetak gol dalam dua pertandingan terakhir."
“Kami bermain lebih baik daripada pertandingan melawan Southampton, kami lebih aktif, dan saya akan mengatakan kami sangat bagus dalam banyak hal," tegas Pep.
“Kami menciptakan banyak peluang tetapi kami tidak mencetak gol dan itulah mengapa kami tidak bisa menang,” jelasnya.
Baca Juga: Crystal Palace Tumbangkan Manchester City, Raih Kemenangan Bersejarah di Piala FA
Ada unsur kontroversi dalam pertandingan tersebut saat kiper Palace Dean Henderson lolos dari potensi kartu merah karena menyentuh bola di luar kotak penalti saat melanggar Erling Haaland.
Namun, Pep menolak untuk memikirkan momen penting itu. Sebaliknya, ia bersikeras bahwa meskipun ia meninggalkan Wembley dengan perasaan kecewa dengan hasilnya, tidak ada rasa ragu di hatinya.