SportlinkNews - Final Piala FA 2024-2025 antara Manchester City dan Crystal Palace diwarnai kontroversi terkait aksi kiper Palace, Dean Henderson.
Momen yang menjadi sorotan terjadi saat Henderson terlihat melakukan handball di luar kotak penalti untuk menggagalkan peluang Erling Haaland pada babak pertama laga yang digelar di Stadion Wembley, Sabtu (17/5/2025).
Dalam situasi tersebut, Manchester City melancarkan serangan melalui umpan yang diarahkan kepada Haaland.
Baca Juga: Real Madrid Belum Puas Dapatkan Dean Huijsen, Targetkan William Saliba dan Ibrahima Konate
Ketika striker asal Norwegia itu hendak menyambut bola, Henderson keluar dari sarangnya dan menepis bola tepat di luar area penalti menggunakan tangannya.
Awalnya, wasit Stuart Attwell menganggap aksi Henderson sebagai upaya penyelamatan biasa.
Namun, setelah menerima masukan dari ruang VAR, Attwell meninjau ulang kejadian tersebut.
Baca Juga: PSM Dapat Angin Segar, Yuran Fernandes Dapat Pengurangan Sanksi
Dalam tayangan ulang terlihat jelas bahwa tepisan Henderson terjadi di luar kotak penalti.
Secara aturan, kiper yang menggunakan tangan di luar kotak penalti dalam situasi menghalau peluang mencetak gol secara langsung seharusnya mendapat kartu merah.
Namun, dalam laporan akhir VAR, Attwell menyatakan bahwa peluang Haaland tidak dikategorikan sebagai obvious goal-scoring opportunity atau GSO.
Alasan utama keputusan tersebut adalah arah bola dinilai tidak mengarah langsung ke gawang, melainkan sedikit menyamping.
Dengan demikian, Henderson terbebas dari hukuman dan tetap melanjutkan pertandingan.