Keberhasilan kali ini membuat Postecoglou kembali mengukir kisah serupa bersama Tottenham Hotspur.
Dalam wawancara yang dikutip dari Sky Sports, pelatih berusia 59 tahun itu mengungkapkan bahwa tidak ada yang berubah dalam pendekatannya.
"Saya selalu memenangi sesuatu di tahun kedua saya," ujarnya singkat.
"Tak ada yang berubah," tambahnya.
Baca Juga: Ratu Termanis Eva Murati Mencuri Perhatian dengan Gaun Elegan
Trofi Liga Europa menjadi gelar pertama yang diraih Tottenham setelah menunggu selama 17 tahun.
Sebelumnya, terakhir kali klub asal London Utara itu menjadi juara adalah pada 2008 ketika menaklukkan Chelsea di final Piala Liga Inggris lewat babak perpanjangan waktu.
Selain mengakhiri puasa gelar panjang, kemenangan ini juga membawa Tottenham meraih tiket Liga Champions musim depan.
Baca Juga: Tangis Son Pecah Usai Penantian 17 Tahun di Tottenham
Spurs menjadi tim ketiga dari Liga Inggris yang memastikan tempat di kompetisi elite Eropa, setelah Liverpool dan Arsenal yang lebih dulu mengamankannya melalui posisi klasemen akhir Premier League.
Tottenham sendiri lolos ke Liga Champions lewat jalur Liga Europa, mengingat performa mereka di liga domestik tidak memungkinkan untuk finis di zona empat besar.
Saat ini, mereka berada di peringkat ke-17 klasemen Premier League dengan raihan 38 poin, hanya satu strip di atas zona degradasi.