SportlinkNews - Musim 2024-2025 menjadi periode kelam bagi Manchester United.
Tidak hanya gagal meraih gelar juara, klub berjuluk Setan Merah itu juga harus menghadapi konsekuensi finansial akibat kegagalannya menembus Liga Champions musim depan.
Kekalahan dari Tottenham Hotspur di final Liga Europa 2024-2025 menjadi pukulan telak.
Baca Juga: Masuk Nominasi Pemain Terbaik Tyrone del Pino Tidak Ambil Pusing, Tapi Statistiknya Memang Keren
Bertanding di Stadion San Mames pada Rabu (21/5/2025) waktu setempat atau Kamis dini hari WIB, Manchester United takluk dengan skor tipis 0-1 lewat gol tunggal Brennan Johnson pada menit ke-42.
Hasil tersebut membuat harapan Manchester United untuk menyelamatkan musim melalui gelar Liga Europa pupus.
Lebih dari itu, kekalahan ini juga mengubur peluang mereka tampil di Liga Champions, yang sebelumnya hanya bisa diraih jika memenangkan kompetisi tersebut.
Posisi mereka di Liga Inggris yang terpuruk di peringkat ke-16 membuat jatah tampil di kompetisi Eropa lewat jalur liga praktis tertutup.
Akibat kegagalan tersebut, klub tidak hanya kehilangan gengsi di lapangan, tetapi juga mengalami kerugian secara finansial.
Berdasarkan laporan Daily Mail, Manchester United kini harus membayar penalti senilai 10 juta poundsterling, atau setara dengan Rp219 miliar, kepada sponsor utama mereka, adidas.
Baca Juga: Duel Panas Persija vs Malut United FC, Sanggupkah Laskar Kie Raha Membalas Macan Kemayoran?
Penalti ini merupakan bagian dari kesepakatan yang diteken pada tahun 2023.
Dalam kontrak tersebut, adidas mencantumkan klausul bahwa Manchester United akan dikenai denda setiap musim jika gagal lolos ke Liga Champions.