"Sejak hari pertama, para pendukung memberikan dukungan luar biasa, baik saat kami menang maupun kalah,” kata Harris dikutip dari situs resmi klub.
Baca Juga: Persib Bandung Susun Roadmap 10 Tahun, Target Dominasi Liga 1 dan Asia
Striker timnas Wales itu mengaku betah di klub dan masih menyimpan ambisi besar untuk membawa Oxford meraih prestasi lebih tinggi di masa mendatang.
“Saya merasa nyaman di Oxford, namun saya masih memiliki banyak hal yang ingin saya capai."
"Momen di Wembley dan musim lalu adalah pengalaman tak terlupakan."
"Saya ingin menciptakan lebih banyak kenangan istimewa bersama klub ini,” ujarnya.
Konsistensi dan dedikasi Harris pun menuai pujian dari manajemen klub.
Direktur Olahraga Oxford United, Ed Waldron, menilai Harris sebagai pemain dengan etos kerja tinggi dan kepemimpinan kuat.
Baca Juga: Antonius Kasimura Kaize Bertekad Menjadikan Papua Selatan Sebagai Rumah Atlet Berprestasi
“Mark menunjukkan performa yang stabil sejak pertama bergabung."
"Ia bukan hanya striker yang tak egois, tetapi juga sosok pemimpin baik di dalam maupun luar lapangan.
"Usahanya menjadi inspirasi bagi pemain lain,” ujar Waldron.
Baca Juga: Satu Keputusan Fatal Adidas yang Membawa Nike Bangkit dari Keterpurukan
Kehadiran Harris yang kian kokoh di lini depan menjadi tantangan tersendiri bagi Ole Romeny.