“Lebih dari sekadar pemain hebat dengan hampir 50 caps untuk tim nasional, Jota adalah pribadi luar biasa."
Baca Juga: Transformasi Digital Liga Primer Kini Hadir dengan Aplikasi yang Semakin Interaktif
"Sosok yang dihormati rekan, lawan, dan menjadi panutan di komunitasnya,” demikian kutipan dari pernyataan resmi FPF.
Sebagai bentuk penghormatan, FPF telah mengajukan permintaan kepada UEFA agar mengadakan momen mengheningkan cipta selama satu menit sebelum pertandingan fase grup Piala Eropa Wanita 2025 antara Portugal dan Spanyol, yang dijadwalkan berlangsung pada Jumat (4/7/2025).
UEFA pun turut menyampaikan belasungkawa mendalam atas kepergian mendadak dua pesepak bola tersebut.
Baca Juga: Diogo Jota Meninggal Dunia dalam Kecelakaan Tragis di Spanyol
Dalam pernyataannya, UEFA menyatakan bahwa pikiran dan doa mereka bersama keluarga, rekan setim, dan seluruh pihak yang terkena dampak dari kehilangan ini.
“Kami sangat berduka atas meninggalnya Diogo Jota dan Andre Silva. Sepak bola Eropa telah kehilangan dua sosok luar biasa,” bunyi pernyataan resmi UEFA.
Diogo Jota terakhir kali tampil untuk Liverpool dalam pertandingan Liga Inggris menghadapi Crystal Palace pada 25 Mei 2025.
Sedangkan laga terakhirnya bersama tim nasional Portugal terjadi di ajang final UEFA Nations League saat menghadapi Spanyol pada 8 Juni.
Kepergian Jota dan Andre menjadi pukulan berat bagi komunitas sepak bola, tidak hanya di Portugal, tetapi juga di seluruh dunia.
Kiprah Jota bersama Liverpool dan kontribusinya untuk tim nasional telah meninggalkan jejak penting dalam dunia olahraga.
Baca Juga: Legenda Sepak Bola Nasional Ramaikan Kompetisi Sepak Bola Liga Anak Indonesia 2025
Kini, dunia sepak bola berduka atas kehilangan dua talenta berbakat yang pergi terlalu cepat.