Kekuatan Dua Kaki
Salah satu kekuatan terbesar Noni adalah kemampuannya menggunakan kedua kakinya. Setelah bermain dominan di sisi kanan serangan, ia juga mampu bermain di sisi kiri, termasuk dua kali di Piala Dunia Antarklub musim panas ini.
Menurut Opta, di antara pemain yang melakukan setidaknya 30 tembakan tanpa sundulan pada musim 2024/25, hanya Antoine Semenyo dari Bournemouth (53,8%) tembakan kaki kiri (46,2% kaki kanan) mendekati split sempurna daripada Madueke (65,8% kaki kiri; 34,2% kaki kanan).
Baca Juga: Pelatih Madura United Alfredo Vera Siapkan Racikan Pemain Jelang Kick Off Super League 2025/26
Kemampuan Menggiring Bola
Berbekal keserbagunaannya, Noni adalah pembawa bola yang konsisten. Tidak ada pemain lain yang melakukan lebih banyak membawa bola, yaitu menggiring bola setidaknya sejauh lima meter ke arah gawang lawan, dengan 6,1 per 90 menit.
Selain itu, Madueke juga memuncaki daftar pemain Liga Primer musim lalu untuk membawa bola yang diakhiri dengan tembakan, dengan 1,6 per 90 menit.
Baca Juga: Lautaro Martinez, Sang Kapten Milan yang Berdedikasi Penuh
Ini membantunya mencetak tiga gol dalam kemenangan 6-2 atas Wolves pada Agustus 2024.
Pengaruh Ayah
Dorongan dan tekad untuk sukses adalah sesuatu yang dibanggakan Noni selama bertahun-tahun. Komitmen keluarganya untuk mengantarnya dari London utara ke selatan selama ia di Crystal Palace merupakan bukti nyata hal itu.
Dalam sebuah wawancara, Noni mengungkapkan bahwa ayahnya, Ify, dan hasratnyalah yang membantunya menjadi pemain seperti sekarang ini.
Ia mengatakan kepada situs web Chelsea: "Saya rasa itu berasal dari ayah saya, beliau persis seperti saya dalam hal itu."
"Jika beliau bertekad untuk melakukan sesuatu, itu pasti akan terjadi, jadi saya merasa saya mewarisinya dari beliau," ujar Noni.