SportlinkNews - Gelandang Tottenham Hotspur dibawa keluar lapangan dengan tandu saat pertandingan persahabatan pramusim melawan Newcastle.
Thomas Frank menduga cedera yang dialami gelandang James Maddison dalam pertandingan persahabatan pramusim Tottenham Hotspur melawan Newcastle United pada hari Minggu, 3 Agustus 2025, bisa jadi cedera yang parah.
Setelah masuk sebagai pemain pengganti di babak kedua dalam hasil imbang 1-1 di Seoul, Korea Selatan, Maddison tampak terlalu memaksakan lututnya dan langsung memberi isyarat kepada bangku cadangan Spurs bahwa ia dalam masalah.
Baca Juga: Tomori Bahagia di Milan Setelah Penolakan Transfer Tottenham dan Juventus pada Januari
Ia kemudian jatuh ke tanah dan dibawa keluar lapangan dengan tandu, sementara sang gelandang dan rekan-rekan setimnya tampak tertekan. Ia terlihat meninggalkan stadion dengan kruk.
Hal ini sedikit menodai hari emosional bagi Spurs, di mana Son Heung-min kemungkinan akan memainkan pertandingan terakhirnya, setelah mengumumkan niatnya untuk meninggalkan klub pada musim panas ini pada hari Sabtu.
"Terkadang dalam hidup dan sepak bola, segala sesuatunya bisa indah sekaligus brutal," kata pelatih kepala Spurs, Frank, kepada wartawan pascapertandingan.
"Itulah yang kami dapatkan hari ini. Sepertinya cedera Madders parah, dan di sisi lain, Son mendapatkan pemandangan yang luar biasa dari rekan satu timnya, dan rasa hormat dari para pemain Newcastle [yang memberikan penghormatan kepada Son].
"Kami cukup yakin itu lutut yang sama dengan yang dialaminya [Maddison] sebelumnya."
Maddison absen di akhir musim lalu karena cedera lutut yang membuatnya absen saat Spurs menang atas Manchester United di final Liga Europa UEFA.
Baca Juga: Legendaris AC Milan Baresi Menjalani Operasi Nodul Paru-paru
Ini berarti Spurs bisa memperkuat skuad mereka di bursa transfer, yang masih dibuka hingga 1 September.
Rekrutan utama mereka di lini serang sejauh ini adalah pemain sayap Mohammed Kudus dari West Ham United.