Namun, negosiasi gagal dilanjutkan karena masalah harga, sehingga Manchester United memilih beralih mendatangkan Lammens.
Baca Juga: Erik Ten Hag Hampir Dipecat Leverkusen Setelah Hanya 3 Pertandingan
Jika transfer ini rampung, Lammens diproyeksikan menjadi pilihan utama di bawah mistar gawang Manchester United.
Posisinya berpotensi menggeser Andre Onana yang tengah berada dalam sorotan.
Onana dianggap sebagai penyebab performa buruk Setan Merah pada awal musim 2025–2026.
Baca Juga: Lionel Messi Meredup, Inter Miami Kalah Telak di Final
Kritik tajam semakin menguat setelah ia melakukan kesalahan fatal saat menghadapi Grimsby Town, di mana gagal mengantisipasi bola dari sepak pojok dan berujung gol lawan.
Pelatih Manchester United, Ruben Amorim, memang tidak secara langsung menyalahkan Onana.
Namun, langkah mendatangkan Lammens memperlihatkan bahwa Amorim merasa perlu memperkuat sektor penjaga gawang.
Baca Juga: Saya Bukan Messi: Rodri Kembali, tapi Apa yang Salah di Man City?
Meski masih memiliki Altay Bayindir dan Tom Heaton, keduanya dianggap belum cukup kompetitif untuk mengawal gawang United di ajang Liga Inggris maupun Piala FA.
Senne Lammens sendiri tampil menonjol bersama Royal Antwerp pada musim 2024–2025.
Dari 41 pertandingan yang ia jalani, Lammens mencatat 10 kali clean sheet dan hanya kebobolan 52 gol.
Baca Juga: Liverpool Boyong Isak dari Newcastle dengan Rekor Fee Fantastis
Statistik dari FBRef menunjukkan ia mampu melakukan 127 penyelamatan dari total 161 tembakan yang mengarah ke gawang, dengan rasio penyelamatan mencapai 84,1 persen.