liga-inggris

Liverpool Terpuruk dalam Krisis, Kalah dari Crystal Palace di Babak 16 Besar Piala Liga

Kamis, 30 Oktober 2025 | 12:00 WIB
Liverpool semakin terpuruk dalam krisis ketika kalah 0-3 di kandang sendiri di Anfield dari Crystal Palace.

SportlinkNews - Setelah menelan kekalahan keempat berturut-turut di Liga Primer akhir pekan lalu, Liverpool kembali menelan kekalahan menyakitkan dari Crystal Palace di babak 16 besar Piala Liga pada Kamis 30 Oktober 2025 dini hari WIB.

Liverpool semakin terpuruk dalam krisis ketika kalah 0-3 di kandang sendiri di Anfield dari Crystal Palace pada babak 1/8 Piala Liga Inggris.

Sebuah pertandingan di mana pelatih Arne Slot menaruh kepercayaannya pada para pemain mudanya. Tapi The Reds tidak mampu bertahan melawan kedewasaan dan kecepatan lawan mereka dari London.

Baca Juga: Arsenal 2-0 Brighton: Sesuatu yang Istimewa, Max Dowman Mengukir Sejarah

Susunan pemain inti Liverpool berisi banyak pemain muda yang bahkan penggemar "The Kop" pun tak tahu namanya, seperti Calvin Ramsey, Trey Nioni, Kieran Morrison, atau Freddie Woodman...

Keputusan pelatih Arne Slot untuk mengistirahatkan pemain kunci seperti Mohamed Salah, Van Dijk, atau Dominik Szoboszlai bukanlah hal yang aneh.

Tapi pilihan Slot untuk merotasi skuadnya terlalu banyak telah menyebabkan The Kop kehilangan ritme dan keyakinan mereka yang biasa.

Baca Juga: Vinicius Jr. Minta Maaf kepada Suporter Real Madrid

Meskipun menguasai bola lebih banyak di 20 menit pertama, tim tuan rumah nyaris tak menciptakan peluang bersih.

Sementara itu, Crystal Palace bermain proaktif dan melakukan serangan balik yang sangat efektif dengan personel terbaik di tangan pelatih Oliver Glasner.

Pada menit ke-41, Ismaila Sarr membuka skor dengan larinya yang menentukan di lapangan.

Hanya empat menit kemudian, pemain Senegal itu menggandakan keunggulan dengan tembakan sudut silang yang rumit, membuat kiper Freddie Woodman tak berdaya. Dua gol beruntun sebelum jeda membuat Anfield terdiam.

Baca Juga: Suporter Genoa Marah, Vieira Bungkam Ditanya Masa Depan

Di babak kedua, pelatih Arne Slot mencoba memasukkan beberapa pemain kunci untuk menyelamatkan situasi, tetapi pertandingan tidak berubah.

Halaman:

Tags

Terkini