SportlinkNews - Menangani Manchester United bukan sekadar soal taktik di lapangan, tetapi juga menghadapi sorotan dari berbagai pihak, termasuk para legenda klub. Michael Carrick, yang ditunjuk sebagai karteker hingga akhir musim, kini berada di bawah tekanan tersebut, meski mengaku mencoba tetap fokus.
Tugas Carrick bukan ringan. Mantan gelandang Manchester United itu harus memastikan tim tidak terjerembab lebih jauh di klasemen, sambil berusaha menjaga peluang bersaing untuk tiket ke kompetisi Eropa, khususnya Liga Champions.
Namun sebelum benar-benar memulai pekerjaannya, Carrick sudah mendapatkan komentar dan pertanyaan dari beberapa mantan rekan setimnya, termasuk mereka yang kini berprofesi sebagai komentator sepak bola. Nama-nama seperti Gary Neville, Roy Keane, Rio Ferdinand, dan Paul Scholes kerap memberi opini terkait keputusan klub menunjuk pria berusia 44 tahun tersebut.
Baca Juga: Dari Detroit, Red Bull Buka Selubung Mobil Barunya untuk Musim Balap F1 2026
Meski begitu, Carrick menegaskan tekanan dari mantan pemain Manchester United tidak mengganggu fokusnya. Ia melihat opini publik sebagai bagian dari pekerjaan, tetapi bukan sesuatu yang akan membelokkan arah kepemimpinannya.
"Mereka tidak menjadikan tekanan pada saya lebih besar. Saya tidak merasakan begitu. Saya rasa itu hanya bagian dari peran saya di sini. Saya memahaminya," kata Carrick kepada Sky Sports.
Carrick menambahkan berbagai opini, baik positif maupun kritis, tidak relevan dalam konteks kerja sehari-harinya dan target perbaikan tim. Ia menyebut kini paling penting adalah memperbaiki Manchester United.
Baca Juga: Persik Kediri Gaet Chechu Meneses dari Malut United Jelang Super League Putaran Kedua
"Saya mengerti ada banyak opini dan beberapa positif, beberapa tidak begitu positif. Tetapi saya pikir dalam beberapa hal, bagi saya, dalam hal memberi tekanan, itu sama sekali tidak relevan bagi saya dan bagaimana saya bekerja dan apa yang saya fokuskan," ucapnya.
Carrick menekankan dirinya sudah memiliki gambaran jelas tentang aspek yang perlu diperbaiki dan strategi kerja sama dengan para pemain. Ia percaya bisa membawa Manchester United ke posisi lebih baik.
"Saya sudah tahu apa yang ingin kami perbaiki dan bagaimana kami ingin bekerja dengan para pemain, dan saya sudah mengatakan tentang peningkatan tersebut.
Baca Juga: Arema FC Tambah Tenaga Baru untuk Memperkuat Skuat Jelang Putaran Kedua Super League 2025/26
"Dan ada banyak opini. Banyak yang bisa dikatakan. Begitulah dunia ini, Anda tahu. Saya tidak akan terlalu memperhatikan sebagian besar hal itu," imbuhnya.
Saat ini Manchester United menduduki peringkat tujuh klasemen Liga Primer. Setan Merah mengoleksi 32 poin dari 21 pertandingan yang dimainkan.