SportlinkNews - Debut Michael Carrick, sebagai manajer interim Manchester United berjalan sempurna. Pria berusia 44 tahun tersebut membawa Setan Merah menundukkan Manchester City 2-0 berkat gol Bryan Mbeumo dan Patrick Dorgu di Old Trafford akhir pekan lalu.
Selain meraih kemenangan, Manchester United juga sukses menahan topskor sementara Liga Primer 2025/26, Erling Haaland, cetak gol. Penyerang Norwegia tersebut dibuat mati kutu dalam laga itu.
Pertahanan Manchester United tampil begitu solid. Duet Harry Maguire dan Lisandro Martinez, menjaga lini belakang yang menjadi kuncinya.
Baca Juga: Kekacauan Piala Afrika: Pemain Senegal Protes Tinggalkan Lapangan tapi Akhirnya Juara
Martinez, tampil menonjol dengan kemampuan mengawal Haaland. Ia menempel ketat dan beberapa kali memblok serangan striker berumur 25 tahun tersebut.
Performa Martinez langsung menjadi sorotan, terutama terkait komentar pedas dua mantan pemain Manchester United, Paul Scholes dan Nicky Butt, sebelum laga dimulai.
Dalam sebuah siniar, Scholes dan Butt menilai Martinez akan kesulitan menghadapi Haaland. Hal ini karena postur tubuhnya yang lebih kecil dibanding eks Borussia Dortmund tersebut.
Baca Juga: Siapa yang Lebih Cocok Pakai Setelan Jas daripada David Beckham?
Merespons kritik tersebut, Martinez menantang keduanya untuk menyampaikannya langsung kepadanya. Bahkan ia meminta mereka datang langsung ke rumahnya.
"Jujur saja, dia (Scholes dan Butt) bisa mengatakan apa pun yang dia mau," kata pemain yang karib disapa Licha tersebut dikutip dari Goal.
"Saya sudah bilang padanya, jika dia ingin mengatakan sesuatu kepada saya, dia bisa datang ke mana pun dia mau. Ke rumah saya, ke mana pun. Saya tidak peduli."
Baca Juga: Fullkrug Menikmati Assist Impian untuk Gol Pertama Milan
"Dan menurut saya, saya menghormati hubungan mereka ketika mereka ingin membantu klub karena semua orang bisa berbicara di televisi, tetapi ketika Anda melihat mereka di sini secara langsung, tidak ada yang mengatakan apa pun di depan Anda."
"Jadi bagi saya, saya tidak terlalu peduli apa yang mereka katakan. Saya hanya fokus pada penampilan saya, penampilan tim, dan saya memberikan segalanya untuk klub ini sampai hari terakhir saya," ujarnya.