liga-inggris

Van Dijk Minta Pandit Lebih Tanggung Jawab atas Komentar

Sabtu, 7 Februari 2026 | 18:46 WIB
Virgil van Dijk penentu kemenangan Liverpool atas Atletico Madrid di Anfield (Liverpool FC)

SportlinkNews - Virgil van Dijk melontarkan kritik balik terhadap para komentator dan pengamat sepak bola yang kerap menyampaikan penilaian keras. Kapten Liverpool itu menilai gaya kritik tertentu berpotensi berdampak serius terhadap kondisi mental pemain muda.

Pandangan tersebut disampaikan Van Dijk saat berbincang dengan Gary Neville dalam wawancara di Sky Sports. Ia menegaskan bahwa para pandit, khususnya yang berstatus mantan pemain top, perlu mempertimbangkan konsekuensi dari setiap komentar yang mereka lontarkan ke publik.

Van Dijk mengaku secara pribadi mampu menghadapi kritik. Namun, ia menaruh kekhawatiran lebih besar pada generasi pemain berikutnya yang tumbuh di tengah derasnya arus media sosial.

Baca Juga: Dukung Francesco Totti Jadi Direktur Roma, Radja Nainggolan: Level Serie A Telah Turun

"Bagi saya secara pribadi, saya bisa mengatasinya, tapi saya sedikit khawatir untuk generasi berikutnya. Saya merasa para mantan pemain top memiliki tanggung jawab terhadap generasi baru," kata Van Dijk.

Menurut bek asal Belanda itu, kritik memang tidak bisa dipisahkan dari dunia sepak bola profesional. Akan tetapi, ia menilai ada batas yang perlu dijaga dalam menyampaikan penilaian.

"Kritik adalah hal yang normal dan bagian dari permainan, dan saya pikir seharusnya tetap seperti itu. Tapi terkadang kritik juga menjadi clickbait, mengatakan hal-hal cuma untuk memprovokasi, tanpa memikirkan dampaknya bagi kesehatan mental pemain, terutama generasi muda yang terus-menerus berada di media sosial," ujarnya.

Baca Juga: Ditantang Persebaya, Bali United FC Punya Momentum Kuat untuk Bangkit

Van Dijk juga menyoroti dilema yang kerap dihadapi pemain muda dalam berinteraksi dengan media sosial. Ia menilai eksposur berlebihan dapat memperburuk situasi ketika performa di lapangan sedang menurun.

"Anda bisa saja bisa bilang, 'Kamu tidak boleh berada di media sosial'. Itu yang sudah saya sampaikan juga berkali-kali. Selalu ada hal ini: ketika bermain bagus, pemain muda akan memeriksa semua pujian positif, tapi ketika bermain buruk dan dirundung di media sosial, atau mendapat kritikan buruk, itu bisa benar-benar mempengaruhinya," ucapnya.

Sejumlah pandit ternama seperti Jamie Carragher, Gary Neville, dan Wayne Rooney memang dikenal vokal dalam mengkritik pemain maupun tim. Van Dijk sendiri pernah terlibat perbedaan pandangan dengan Rooney terkait isu tersebut.

Baca Juga: Dua Tim Papan Bawah Verona dan Pisa Berbagi Poin di Laga Pekan ke-24 Serie A

Van Dijk menegaskan bahwa para pengamat, terutama yang memiliki latar belakang sebagai pemain elite, seharusnya ikut bertanggung jawab atas pengaruh komentar mereka.

"Saya melihat hal itu pada beberapa pemain di masa lalu, juga saat ini, karena memang tidak mudah. Situasinya akan semakin buruk, karena platform media sosial saat ini, dengan judul-judul sensasional dan clickbait, membuat semua orang terus-menerus terpapar di sana," ungkapnya.

Halaman:

Tags

Terkini