liga-inggris

Performa Terbaik Manchester City di Markas Newcastle

Minggu, 8 Maret 2026 | 23:50 WIB
Pep Guardiola gagal raih Piala FA setelah dikalahkan Crystal Palace (Mancity)

SportlinkNews - Manajer Manchester City, Pep Guardiola, mengaku sangat puas dengan performa anak asuhnya saat Newcastle United di putaran kelima Piala FA. The Citizens mampu bangkit dari ketinggalan sehingga menang dengan skor 3-1.

Bertamu ke St. James Park pada Sabtu (7/3) malam WIB, Manchester City sukses kembali ke jalur kemenangan. Sebelumnya, ambisi mereka di Liga Primer 2025/26, sempat terganjal akibat hasil imbang 2-2 melawan Nottingham Forest pada tengah pekan lalu.

Newcastle sebenarnya memulai pertandingan dengan agresif. Harvey Barnes membuka keunggulan bagi skuad asuhan Eddie Howe tersebut.

Baca Juga: Ambyar, Oscar Piastri Gagal Balap di Kandangnya, Ini Penyebabnya

Namun, Savinho berhasil menyamakan kedudukan menjelang turun minum. Memasuki babak kedua, Omar Marmoush tampil memukau dengan torehan dua gol yang memastikan langkah Manchester City ke perempat final Piala FA, sekaligus menjaga asa meraih quadruple bersejarah tetap hidup.

Drama sempat terjadi di pinggir lapangan pada menit ke-54. Guardiola tampak sangat emosional dan melayangkan protes keras setelah wasit Sam Barrott tidak memberikan pelanggaran saat Jeremy Doku ditarik lawan. Akibat protes tersebut, pelatih asal Catalan itu dihadiahi kartu kuning.

Kartu kuning tersebut merupakan yang keenam bagi Guardiola di kompetisi domestik musim ini. Konsekuensinya, pria berusia 55 tahun itu harus menjalani skorsing dua pertandingan.

Baca Juga: Persita Menang Telak atas Madura United FC Jadi Modal Kuat Bertahan di Lima Besar Super League

Guardiola dipastikan absen mendampingi Manchester City saat melawan West Ham di Liga Primer dan laga perempat final Piala FA mendatang. Meski begitu, ia tetap diperbolehkan berada di pinggir lapangan saat final Piala Liga Inggris melawan Arsenal dalam dua pekan ke depan.

Dalam wawancara usai pertandingan dengan TNT Sports, Guardiola berujar: "Kami bermain sangat baik. 20 menit pertama di stadion ini selalu sulit, itu selalu terjadi."

"Namun, setelah kami mulai melakukan rangkaian operan, terutama melalui Savinho dan Jeremy (Doku), itu menjadi sangat menentukan. Luar biasa, ini adalah performa terbaik yang pernah kami tunjukkan di stadion ini selama kebersamaan kami di sini. Benar-benar bagus!"

Baca Juga: Keramahan Masyarakat Indonesia Bikin Rahmatsho Rahmatzoda Enjoy Berpuasa Ramadan Meski Jauh dari Keluarga

Guardiola memberikan pujian khusus bagi Savinho yang mencetak gol penyeimbang krusial. Ia meyakini pemain sayap asal Brasil itu akan menjadi pemain kelas dunia saat mencapai kematangan penuh nantinya.

"Di usia tersebut, dalam situasi satu lawan satu, dia tidak terhentikan. Ketika dia sudah bisa memoles detail akhir permainannya, dia akan menjadi pemain kelas atas," tuturnya.

Halaman:

Tags

Terkini