SportlinkNews - Tottenham Hotspur memutuskan untuk tetap mempertahankan Igor Tudor setelah tim menunjukkan peningkatan performa saat menahan imbang Liverpool 1-1 di Liga Premier.
Hasil tersebut menjadi titik balik bagi Tudor yang sebelumnya berada dalam tekanan besar.
Ditunjuk sebagai pengganti Thomas Frank pada pertengahan Februari ini, pelatih asal Kroasia itu sempat menjalani awal buruk dengan empat kekalahan beruntun.
Situasi itu memunculkan spekulasi bahwa ia tidak akan bertahan lama di kursi pelatih.
Baca Juga: Blunder VAR Ganggu Persaingan Juara, Arsenal Untung Lagi
Namun, penampilan penuh determinasi saat menghadapi Liverpool membuat manajemen Spurs mengubah sikap.
Meski baru meraih satu poin dan masih berada tipis di atas zona degradasi, peningkatan semangat dan permainan tim dinilai cukup menjanjikan.
Tudor dipastikan tetap mendampingi tim dalam laga leg kedua babak 16 besar Liga Champions melawan Atletico Madrid, meski peluang lolos terbilang kecil setelah kekalahan 2-5 pada pertemuan pertama.
Baca Juga: Dihukum 0-3, Malaysia Tersingkir, Vietnam Kunci Tiket Piala Asia 2027
Fokus utama klub kini tertuju pada upaya bertahan di kasta tertinggi sepak bola Inggris.
Ujian berikutnya akan datang di kompetisi domestik saat Spurs menghadapi Nottingham Forest. Laga ini diprediksi krusial karena kedua tim hanya terpaut satu poin di klasemen.
Sebelumnya, kekalahan dari Arsenal, Fulham, Crystal Palace, hingga Atletico Madrid membuat posisi Tudor di ujung tanduk. Namun, perubahan sikap dan soliditas tim saat melawan Liverpool memberi harapan baru.
Baca Juga: Adebayo Menggila, Persaingan NBA Fantasy Kian Panas di Pekan ke-22
Jika mampu mempertahankan performa tersebut, Spurs diyakini memiliki peluang besar untuk menghindari degradasi. Jadwal ke depan pun relatif lebih ringan dengan menghadapi Sunderland, Brighton & Hove Albion, dan Wolverhampton Wanderers.
Meski demikian, manajemen tetap membuka kemungkinan evaluasi lanjutan. Jika performa kembali menurun, posisi Tudor bisa kembali terancam, terutama saat jeda internasional.
Spurs berharap misi bertahan di Liga Premier bisa diselesaikan sebelum memasuki jadwal berat pada Mei, termasuk menghadapi Aston Villa, Leeds United, Chelsea, dan Everton.