SportlinkNews - Krisis performa makin dalam menyelimuti Stamford Bridge setelah Chelsea kembali menelan pil pahit dalam lanjutan kompetisi Liga Primer Inggris. Hasil terbaru ini memperpanjang catatan buruk menjadi empat kekalahan beruntun yang sangat mengkhawatirkan bagi publik London Barat.
Tampil di hadapan pendukung sendiri pada Minggu (19/4) dini hari WIB, Chelsea dipaksa menyerah dengan skor tipis 0-1 oleh Manchester United. Gol semata wayang dari Matheus Cunha menjadi pembeda sekaligus meruntuhkan pertahanan yang dikawal ketat oleh penjaga gawang Robert Sanchez.
Hasil negatif ini membuat posisi Chelsea tertahan di peringkat keenam klasemen sementara dengan koleksi 48 poin saja. Pasukan asuhan Liam Rosenior kini menghadapi ancaman nyata untuk tidak tampil di Liga Champions musim depan, bahkan terancam absen sepenuhnya dari ajang Eropa.
Baca Juga: Duel PSIM vs Persija Pindah ke Bali, Kabar Laga Tanpa Penonton Menyeruak
Persaingan memperebutkan tiket ke kompetisi elite Benua Biru makin berat mengingat Inggris hanya mendapatkan jatah lima kuota untuk musim depan. Liverpool yang menduduki posisi kelima dengan 52 poin menjadi rintangan besar, apalagi rival mereka tersebut masih memiliki tabungan satu pertandingan lebih banyak.
Kendati situasi di papan klasemen sedang tidak berpihak, harapan kecil tetap diupayakan oleh manajemen dan seluruh penggawa klub. Tersisa lima pertandingan krusial yang harus dilewati, di mana terdapat potensi 15 poin tambahan yang bisa mengubah nasib mereka di akhir musim.
Gelandang andalan Chelsea, Moises Caicedo, mengaku atmosfer di ruang ganti saat ini sedang diliputi rasa frustrasi yang cukup besar. "Tentu saja semua orang kecewa karena kami ingin menang. Kami menciptakan banyak peluang tetapi kami tidak bisa mendapatkan hasilnya," kata Caicedo memberikan penilaian.
Baca Juga: Van Basty Sousa Happy Persija Petik Tiga Poin di Kandang PSBS Biak
Meski demikian, Caicedo meminta rekan-rekan setimnya untuk segera bangkit dan tidak terus meratapi kegagalan di kandang sendiri tersebut. Ia meyakini bahwa semangat pantang menyerah adalah kunci untuk menjaga peluang yang masih tersisa di kompetisi domestik yang sangat kompetitif ini.
"Kami tetap optimis karena ada lima pertandingan tersisa dan lima pertandingan untuk dimenangkan, untuk mencoba lolos ke Liga Champions," sambungnya dengan nada penuh keyakinan. Pernyataan ini menjadi pelecut semangat bagi skuad muda Chelsea untuk segera memutus tren negatif yang sedang menjerat mereka.
Namun, jalan menuju kompetisi tertinggi Eropa dipastikan tidak akan semudah membalikkan telapak tangan bagi anak asuh Rosenior. Lima laga sisa yang akan mereka hadapi merupakan rangkaian jadwal yang sangat berat melawan tim-tim dengan motivasi tinggi.
Baca Juga: Kadek Agung Antusias Laga Bali United vs Malut United Bisa Ditonton Langsung di Stadion
Chelsea dijadwalkan bertandang ke markas Brighton serta Nottingham Forest dalam upaya mencari poin penuh yang sangat berharga. Setelah itu, tantangan sesungguhnya akan hadir saat mereka harus melakoni laga krusial melawan Liverpool dan Tottenham Hotspur yang merupakan rival langsung.
Pertandingan penutup musim melawan Sunderland juga diprediksi akan berjalan sengit jika tiket Eropa masih belum bisa dipastikan hingga pekan terakhir. Konsistensi permainan menjadi syarat mutlak bagi Caicedo dan kawan-kawan jika tidak ingin mengakhiri musim ini dengan tangan hampa.