liga-inggris

Perkuat Kepemimpinan Ruang Ganti, Xabi Alonso Ubah Arah Kebijakan Transfer Chelsea

Senin, 3 Agustus 2026 | 21:05 WIB
Xabi Alonso memulai latihan perdananya di Chelsea. (Chelsea FC)

SportlinkNews - Chelsea mengarahkan ulang kemudi kebijakan perekrutan pemain pada bursa transfer musim panas ini. Di bawah kendali manajer anyar Xabi Alonso, The Blues mulai aktif mengincar sejumlah pilar kawakan untuk memperkuat kedalaman tim.

Langkah tersebut menandai pergeseran dari pendekatan manajemen sebelumnya yang cenderung berfokus pada pemain muda potensial. Alonso menilai kehadiran sosok berpengalaman sangat krusial demi menjaga kestabilan performa tim di atas lapangan.

Perekrutan penyerang veteran Danny Welbeck dari Brighton & Hove Albion menjadi bukti nyata realisasi strategi baru tersebut. Bomber berusia 35 tahun itu didatangkan untuk menyuntikkan mentalitas bertanding sekaligus membimbing deretan talenta muda.

Baca Juga: Kim Sang-sik: Vietnam Wajib Menang atas Indonesia

Kehadiran Welbeck diharapkan mampu memberikan pengayoman langsung bagi striker muda seperti Joao Pedro. Selain itu, pilar senior tersebut diproyeksikan membawa dampak positif bagi dinamika internal ruang ganti.

Tidak berhenti pada sektor penyerangan, perburuan pemain berstatus veteran kini merambah ke pos gelandang tengah. Chelsea dilaporkan tengah memantau situasi eks kapten Liverpool Jordan Henderson sebagai opsi penguat lini tengah.

Upaya memburu Henderson diambil setelah upaya mendatangkan gelandang berpengalaman Granit Xhaka menemui jalan buntu. Figur gelandang veteran asal Inggris tersebut dinilai ideal untuk mengisi kekosongan figur pemimpin di skuad.

Baca Juga: Bangkit! Timnas Voli Putri Indonesia Petik Kemenangan Perdana di SEA V Cup 2026

Kebutuhan akan sosok pemimpin vokal memang menjadi perhatian utama staf kepelatihan saat ini. Karakter kepemimpinan di lapangan dianggap sangat minim pada jajaran pemain yang ada sekarang.

Status Chelsea sebagai pemilik rata-rata usia skuad termuda di Liga Primer membawa tantangan tersendiri dalam menjaga konsistensi. Beberapa pemain muda bahkan sempat diterpa isu indisipliner akibat minimnya arahan dari pemain senior.

Alonso meyakini bahwa perpaduan ideal antara kematangan pilar veteran dan energi pemain muda menjadi kunci utama rekonstruksi tim. Pendekatan berimbang ini dirancang untuk membentuk identitas baru yang lebih solid dan tahan banting.

Baca Juga: Susunan Pemain Vietnam vs Indonesia: Pelatih Kim Sang-sik Cadangkan Dinh Bac, Belajar dari Pelatih Park untuk Menetralisir Indonesia?

"Bagi saya, Anda butuh keseimbangan kepribadian, tahap kematangan," ujar Alonso seperti dilansir Sky Sports.

"(Pemain-pemain) yang berusia awal 20-an, awal 30-an dan di tengah-tengahnya, pemain di titik berbeda dalam kariernya," Alonso menambahkan.

Halaman:

Tags

Terkini

Sanksi Doping Dicabut, Mykhailo Mudryk Puas Banget

Sabtu, 1 Agustus 2026 | 22:14 WIB