liga-inggris

Rapuhnya Pertahanan Bola Mati Kembali Ancam Liverpool, Szoboszlai Bunyikan Alarm Bahaya

Senin, 3 Agustus 2026 | 21:18 WIB
Pertandingan uji coba Liverpool vs Leeds United.

SportlinkNews - Kelemahan pertahanan Liverpool kembali terekspos saat melakoni laga uji coba pramusim di Amerika Serikat. Rangkaian evaluasi krusial kini membayangi persiapan The Reds menjelang bergulirnya kompetisi resmi.

Dalam laga di Soldier Field Stadium Chicago pada Senin (3/8) dini hari WIB, Liverpool menyerah 2-4 dari Leeds United. Padahal, tim asal Merseyside tersebut sempat memimpin dua gol terlebih dahulu sebelum terkena pembalikan keadaan.

Sektor antisipasi bola mati menjadi celah fatal yang dimanfaatkan lawan untuk membalikkan kedudukan. Dua dari empat gol kemenangan Leeds lahir dari skema lemparan ke dalam jarak jauh yang dieksekusi Ethan Ampadu.

Baca Juga: Kim Sang-sik: Vietnam Wajib Menang atas Indonesia

Kegagalan mengantisipasi situasi bola mati tersebut langsung memantik sorotan tajam dari internal tim. Gelandang Liverpool Dominik Szoboszlai menilai hasil minor ini harus menjadi alarm peringatan bagi skuadnya.

Kerentanan dalam mengantisipasi situasi bola mati sejatinya bukanlah persoalan baru bagi The Reds. Catatan statistik kompetisi domestik musim lalu merekam rekor pertahanan yang cukup memprihatinkan.

Sepanjang musim lalu, Liverpool tercatat sebagai tim yang paling banyak kebobolan dari bola mati di Liga Primer Inggris sebanyak 20 gol. Angka tersebut setara dengan 37,7 persen dari total gol yang bersarang di gawang tim.

Baca Juga: Bangkit! Timnas Voli Putri Indonesia Petik Kemenangan Perdana di SEA V Cup 2026

Rasio kebobolan dari situasi bola mati tersebut menjadi catatan paling buruk di seluruh tingkatan liga. Buruknya koordinasi pertahanan ini berimbas pada kegagalan tim mempertahankan gelar juara hingga harus puas finis di posisi kelima.

Szoboszlai menegaskan pembenahan menyeluruh harus segera dilakukan agar dampak buruk musim lalu tidak terulang. Peningkatan konsentrasi di area pertahanan menjadi hal krusial yang tidak boleh diabaikan.

"Sekarang kami tahu kami kebobolan dua gol dari bola mati, kami harus lebih memperhatikannya. Musim lalu adalah ketika segalanya mulai sangat penting di sepak pojok, lemparan ke dalam yang panjang," kata Szoboszlai seperti dilansir Sky Sports.

Baca Juga: Susunan Pemain Vietnam vs Indonesia: Pelatih Kim Sang-sik Cadangkan Dinh Bac, Belajar dari Pelatih Park untuk Menetralisir Indonesia?

"Kami harus memperhatikannya, atau musim depan akan sama seperti musim lalu. "Bola mati, semua orang harus melakukan tugasnya, atau kami tidak akan kebobolan," Szoboszlai menambahkan.

Szoboszlai menyadari bahwa kekhilafan di atas lapangan merupakan hal yang manusiawi dalam sepak bola. "Kami juga manusia, bisa bikin kesalahan."

Halaman:

Tags

Terkini

Sanksi Doping Dicabut, Mykhailo Mudryk Puas Banget

Sabtu, 1 Agustus 2026 | 22:14 WIB