SportlinkNews - Kristjan Asllani cukup tenang untuk mengonversi penalti di awal, karena Inter yang sedang memikirkan Barcelona berhasil mengalahkan Verona dan menjaga persaingan Scudetto tetap hidup.
Beberapa minggu ini merupakan minggu yang aneh bagi Nerazzurri, yang kalah tiga kali berturut-turut di semua kompetisi, tertinggal tiga poin dari pemuncak klasemen Serie A Napoli, tapi meraih hasil imbang 3-3 melawan Barcelona di semifinal Liga Champions dan bersiap untuk leg kedua pada hari Selasa.
Hakan Calhanoglu dan pelatih Simone Inzaghi diskors setelah tawar-menawar pembelaan dalam penyelidikan terkait hubungan dengan elemen-elemen yang tidak menyenangkan dari kelompok ultras, ditambah Lautaro Martinez dan Benjamin Pavard cedera, jadi ada rotasi skuat yang besar.
Baca Juga: Barcelona Berhasil Selamat dari Ancaman Gelar La Liga dengan Comeback ke Valladolid
Hellas baru saja mengalami dua kekalahan berturut-turut, dengan Diego Coppola dan Daniele Ghilardi diskors, ditambah Pawel Dawidowicz dan Abdou Harroui absen, dengan Casper Tengstedt kembali ke bangku cadangan.
Pada menit-menit awal, Nicolas Valentini dengan bodohnya menggerakkan tinjunya ke arah bola setelah Carlos Augusto berlari dan mengoper, sehingga penalti diberikan setelah Tinjauan Lapangan VAR.
Kristjan Asllani melangkah maju dan mengecoh Lorenzo Montipo dengan tendangannya dari dalam sepatu kanan.
Baca Juga: Inter Milan Pimpin Klasemen Peringkat Koefisien UEFA Usai Menahan Imbang Barcelona di Liga Champions
Amine Sarr memaksa Josep Martinez melakukan penyelamatan dengan tendangan sudut yang kuat, sementara Marko Arnautovic hanya bisa menyerempet umpan silang Nicola Zalewski dari jarak enam yard.
Inter puas dengan kemenangan tipis
Tendangan keras Asllani dari luar kotak penalti hanya membentur mistar gawang dan sundulan Arnautovic lainnya melebar dari posisi yang menjanjikan, sementara Ondrej Duda juga melepaskan tembakan melambung dan Tomas Suslov membentur jaring samping gawang untuk Verona.
Baca Juga: Statistik Barcelona 3-3 Inter: Tarian Gila Lamine Yamal Merobek Jantung Pertahanan
Scudetto mungkin berada di luar jangkauan mereka, karena Napoli kini hanya membutuhkan tujuh poin untuk menjamin gelar dari tiga putaran tersisa, tetapi Inter dapat mempertahankan persaingan sedikit lebih lama.
Artikel Terkait
Febri Hariyadi Tak Putus Asa, Target Juara Persib Bandung Masih Dalam Genggaman
Fabio Quartararo Bawa Harapan Baru untuk Yamaha di MotoGP Musim Ini, Siap Saingi Ducati
Ole Romeny Incar Kemenangan atas China di Laga Kandang Terakhir Timnas Indonesia
Hasil Liga 1: PSS Sleman Kantongi Kemenangan, Tiga Gol Bersarang di Gawang PSM Makassar
Piala Sudirman 2025: Walau Kandas, Indonesia Tetap Sukses Penuhi Target