SportlinkNews - Antonio Conte mendesak para pemainnya untuk berjuang dan meraih Scudetto. Tapi mengakui bahwa penderitaan dapat diprediksi musim ini: ‘Ini terlalu berat bagi saya.’
Napoli asuhan Conte tetap menjadi pemimpin klasemen setelah Seri A Putaran 37 dengan keunggulan satu poin atas Inter.
Hasil imbang 0-0 di Parma, Senin 19 Mei 2025 tidak berbahaya, karena Lazio menahan Nerazzurri dengan hasil imbang 2-2 di San Siro.
Baca Juga: Jay Idzes Absen Melawan Juventus, Pelatih Venezia Angkat Bicara
Conte berbicara kepada DAZN, mengakui bahwa dirinya kelelahan, tetapi kutipan konferensi pers pascapertandingannya juga sama menariknya.
“Kami sepenuhnya fokus. Jangan mengibarkan bendera dengan angka acak. Orang-orang ini perlu didorong menuju tujuan yang benar-benar bersejarah. Itu akan terjadi hanya dua tahun kemudian, tetapi dengan cara yang, percayalah, tidak terbayangkan,” kata Conte kepada wartawan melalui DAZN.
Napoli akan menjamu Cagliari pada laga pamungkas di Stadio Maradona pada hari Jumat 23 Mei 2025.
Baca Juga: Resmi: Milan Tak Bisa Tampil di Eropa Mana Pun Musim Depan
Tapi Conte yang percaya takhayul meminta para penggemar Partenopei untuk tidak membawa bendera bernomor empat, mengantisipasi kemenangan mereka dalam perebutan gelar.
Napoli tidak termasuk di antara favorit juara di awal musim, tetapi mereka kini hanya berjarak satu kemenangan dari Scudetto kedua mereka dalam tiga tahun.
“Terkadang orang perlu menggunakan otak mereka dan berkata: ‘Orang-orang ini benar-benar sudah terpuruk dan masih berjuang di luar sana, mengganggu semua orang.’ Itu adalah kejujuran intelektual, bukan mengatakan ‘Tapi kami sedang menderita.’ Sial, apakah Anda berharap tidak menderita?
Baca Juga: Xabi Alonso Persiapkan Rekrutan Keempat untuk Real Madrid Jelang Piala Dunia Antarklub
“Dua tahun lalu, kami memenangkan Scudetto dengan mudah, dengan tim dan situasi yang berbeda,” lanjut Conte, tampak dalam suasana hati yang baik.
“Tidak ada penderitaan. Tahun ini, orang-orang bahkan tidak ingin menderita sedikit pun. Kemudian, saya menyerah. Itu terlalu berat bagi saya,” katanya sambil tersenyum.
Artikel Terkait
Wayne Rooney Soroti Krisis Man United, Usulkan 3 Rekrutan Demi Kebangkitan Musim Depan
Ducati Tegaskan Tak Ada Ketegangan antara Marc Marquez dan Francesco Bagnaia
Kluivert Kepincut Lilipaly Jadi Pengganti Ragnar Oratmangoen Meski Pernah Dicuekin STY
Satu Tim Mundur, Thailand Bakal Kehilangan Keunggulan Besar di SEA Games?
Apakah Cedera Atlet (Wanita) Berhubungan Dengan Siklus Menstruasi?