SportlinkNews - Performa konsisten Jay Idzes bersama Sassuolo mulai memberikan dampak signifikan, bukan hanya di atas lapangan, tetapi juga di bursa transfer.
Bek Timnas Indonesia itu kini menjadi salah satu aset bernilai tinggi bagi klub promosi Serie A tersebut setelah banderolnya melonjak tajam dalam waktu singkat.
Didatangkan dari Venezia pada awal musim dengan nilai transfer sekitar 8 juta euro, Idzes kini diproyeksikan memiliki harga hampir dua kali lipat.
Baca Juga: Debut di Level Klub, Bima Sakti Resmi Menukangi Persela Lamongan
Sassuolo dikabarkan memasang angka 15 juta euro sebagai nilai minimal jika ada klub yang ingin memboyong pemain berusia 25 tahun itu.
Kenaikan nilai tersebut tidak terlepas dari peran vital Idzes di lini pertahanan. Setelah sempat duduk di bangku cadangan pada pekan pertama, Idzes langsung menjadi pilihan utama pelatih Fabio Grosso sejak debutnya di pekan kedua.
Sejak saat itu, ia nyaris tak tergantikan dan selalu tampil penuh dalam 16 pertandingan beruntun di Serie A. Stabilitas lini belakang Sassuolo juga ikut terjaga berkat duet Idzes dengan Tarik Muharemovic.
Baca Juga: Stres Sementara, Jantung Tetap Sehat bagi Pelari Maraton
Keduanya membentuk kombinasi solid di jantung pertahanan dan menjadi fondasi penting bagi Sassuolo yang kini bertengger di papan tengah klasemen. Duet ini kini bernilai 40 juta euro.
Dalam 17 pertandingan yang telah dijalani, Sassuolo mengoleksi 22 poin dan mencatat empat clean sheet sejak Idzes mulai dipercaya sebagai starter.
Catatan tersebut memperkuat penilaian bahwa kontribusi Idzes bukan sekadar pelengkap, melainkan elemen krusial dalam skema permainan Grosso.
Baca Juga: Bhayangkara FC Harus Segera Bangkit
Perkembangan pesat Idzes turut menarik perhatian klub-klub besar. Media Italia menyebut AC Milan sebagai salah satu peminat serius, seiring kebutuhan mereka akan bek tengah yang tangguh dan konsisten.
Sementara itu, Muharemovic juga tak luput dari radar klub elite seperti Juventus, Inter Milan, hingga sejumlah tim Liga Inggris.
Situasi ini membuat Sassuolo berada di posisi dilematis. Di satu sisi, klub berpeluang meraih keuntungan besar secara finansial jika melepas Idzes dan Muharemovic.
Baca Juga: Enzo Maresca Frustrasi, Chelsea Kerap Buang Keunggulan
Namun di sisi lain, kehilangan duet utama di lini belakang bisa menjadi tantangan berat dalam upaya bertahan di Serie A.
CEO Sassuolo, Giovanni Carnevali, sebelumnya menegaskan filosofi klub yang terbuka terhadap tawaran, namun tetap berorientasi pada pengembangan pemain dan keberlanjutan tim.
Bagi Jay Idzes sendiri, lonjakan nilai pasar ini menjadi bukti pengakuan atas konsistensi dan kematangannya di level tertinggi sepak bola Italia.
Baca Juga: Real Madrid Menutup Tahun 2025 dengan Jadwal Pertandingan Terpadat dalam Sejarahnya
Menjelang dibukanya bursa transfer musim dingin awal Januari 2026, masa depan sang bek kini menjadi salah satu topik hangat.
Apakah bek Timnas Indonesia itu memilih bertahan dan melanjutkan progres bersama Sassuolo, atau melangkah ke tantangan yang lebih besar.
Artikel Terkait
Sassuolo 0-1 Torino: Rekan Jay Idzes Bikin 2 Kesalahan Penalti Langsung Dihukum Vlasic
Jay Idzes Masuk Radar AC Milan, Inter Milan Bidik Tandemnya
Gagal ke Piala Dunia 2026, Jay Idzes Tetap Simpan Ambisi Besar Bersama Garuda
Jersey Jay Idzes Laku Rp125 Juta di Lelang Bencana Sumatera
Bologna 1-1 Sassuolo: Jay Idzes Tampil Menawan Tandemnya Cetak Gol