SportlinkNews - Kemenangan telak Inter Milan atas Pisa tidak lepas dari momen kontroversial yang melibatkan kiper Yann Sommer. Meski Nerazzurri menang 6-2, pelatih Cristian Chivu menegaskan sebagian kesalahan tersebut adalah tanggung jawabnya.
Gol kemenangan Inter Milan di Giuseppe Meazza, Sabtu (24/1), dicetak enam pemain berbeda. Mulai dari Piotr Zielinski, Lautaro Martinez, Pio Esposito, Federico Dimarco, Ange-Yoan Bonny, dan Henrik Mkhitaryan.
Meski skor akhir tampak meyakinkan, Inter Milan sempat menghadapi situasi sulit. Pisa berhasil memimpin 2-0 hanya dalam 23 menit pertama berkat brace Stefano Moreno.
Baca Juga: Dewa United Tundukkan Pacific Caesar, Penguasaan Bola Jadi Masalah Bagi Skuat Surabaya
Gol pertama Moreno lahir dari kesalahan Sommer. Kiper asal Swis itu memilih keluar dari gawang untuk mengoper bola, namun penguasaan bola yang kurang sempurna membuat Moreno berhasil merebut dan menembakkan bola.
Momen ini memicu kritik terhadap Sommer, yang kembali menjadi sorotan karena kebobolan dari kesalahan sendiri. Penampilannya sepanjang musim memang sempat menurun, membuat tekanan terhadapnya semakin besar.
Namun, Chivu mengambil tanggung jawab penuh atas kejadian tersebut. Menurutnya, kesalahan Sommer terjadi karena instruksi yang diberikan kepadanya selama pertandingan.
Baca Juga: Gagal Cetak Gol Erling Haaland Minta Maaf, Pep Guardiola: Dia Tidak Perlu Minta Maaf
"Itu kesalahan saya karena saya yang meminta kiper untuk melakukan hal tertentu. Terkadang saya bikin Yann malah kesulitan," kata Chivu kepada DAZN.
Tak hanya itu, gol kedua Pisa lahir dari situasi bola mati, membuat Inter Milan harus segera bangkit untuk mengendalikan pertandingan.
Chivu menilai respons timnya menunjukkan kualitas dan kedalaman skuad. Dengan intensitas tinggi, Inter Milan mampu membalikkan keadaan dan menutup laga dengan kemenangan meyakinkan.
Baca Juga: Inter Milan Nyaris Dipermalukan Pisa, Cristian Chivu: Ini Tentang Sikap dan Persiapan Mental
"Kemudian mereka mencetak gol dari bola mati. Setelahnya, kami menunjukkan kelas dan terus menekan dengan kualitas dan intensitas, dan kami membalikkan keadaan," ujarnya.
Kemenangan ini memperlihatkan karakter Inter Milan di bawah arahan Chivu, mampu mengatasi tekanan awal dan tetap menampilkan permainan ofensif yang produktif.
Artikel Terkait
Liga Champions Kembali Bergulir di Matchday 7, Arsenal akan Diuji oleh Inter Milan
Data dan Fakta Menarik Duel Inter Milan vs Arsenal di Liga Champions 2025/26
Arsenal Catat 7 Kemenangan Beruntun di Liga Champions Usai Menaklukkan Inter Milan di San Siro
Inter Milan Hadapi Perlawanan Sengit Pisa, Delapan Gol Tercipta di San Siro
Inter Milan Nyaris Dipermalukan Pisa, Cristian Chivu: Ini Tentang Sikap dan Persiapan Mental