SportlinkNews - Setelah melewati periode sulit tanpa kemenangan, Sassuolo akhirnya bisa tersenyum. Neroverdi mengalahkan Cremonese 1-0 di Stadion Mapei, Minggu (25/1) malam WIB.
Laga ini juga menjadi panggung bagi duel unik antara pemain Timnas Indonesia. Bek Sassuolo, Jay Idzes, harus berjibaku menghadapi rekan senegaranya, Emil Audero, yang menjaga gawang Cremonese.
Keunggulan Sassuolo lahir begitu cepat. Baru tiga menit pertandingan berjalan, tekanan awal yang dilakukan tuan rumah membuahkan hasil.
Baca Juga: PSIM Waspadai Persebaya dengan Pelatih Barunya, Van Gastel: Ini akan Jadi Laga yang Berbeda
Armand Lauriente melepaskan tembakan keras dari luar kotak penalti, bola membentur Emil Audero, dan Fadera dengan sigap memanfaatkan rebound untuk menaklukkan kiper Cremonese. Skor 1-0 langsung menempatkan Sassuolo di posisi nyaman.
Selepas gol itu, Sassuolo tak berhenti menyerang. Beberapa peluang emas tercipta, namun penyelesaian akhir masih belum sempurna. Luca Moro sempat menyambut umpan silang di kotak 6 yard, tetapi bola melenceng tipis dari sasaran.
Di menit-menit kritis, Emil Audero kembali menunjukkan kelasnya. Tendangan bebas Lauriente dari jarak jauh meluncur deras ke sudut atas gawang masih mampu ditepisnya.
Baca Juga: Jadwal Pertandingan Serie A: Duel Juventus vs Napoli Tersaji di Pekan ke-22
Cremonese nyaris mencetak gol penyeimbang di injury time. Nicholas Pierini, yang baru masuk sebagai pemain pengganti, melepaskan tembakan keras dari luar kotak penalti. Namun bola membentur mistar gawang sehingga skor 1-0 untuk kemenangan Sassuolo tidak berubah.
Berkat kemenangan ini, Sassuolo memutus rentetan hasil buruk di Serie A dan memperbaiki posisi di klasemen menjadi peringkat 11 dengan 26 poin dari 22 laga. Cremonese tetap berada di papan bawah, menempati posisi ke-14 dengan 23 angka.
Peran Jay Idzes terlihat menonjol sepanjang pertandingan. Bek Timnas Indonesia itu bukan hanya mengawal lini belakang, tetapi juga membantu penguasaan bola, membaca serangan lawan, dan memastikan gol cepat Fadera tetap aman hingga akhir laga.
Kemenangan tipis ini sekaligus menjadi bukti bahwa Sassuolo mampu mengatasi tekanan dan inkonsistensi, serta membangun momentum positif untuk laga-laga berikutnya di Serie A.
Yuk, gabung di channel whatsapp sportlinknews.com untuk mendapatkan berita-berita terbaru. Klik di sini (JOIN)
Artikel Terkait
Sassuolo 0-3 Juventus: Tandemnya Bunuh Diri, Jay Idzes Bikin Blunder
Komentar Pelatih Jay Idzes Usai Sassuolo Dibungkam Juventus
Roma 2-0 Sassuolo: Kone dan Soule Merusak Pertahanan Jay Idzes
Pemain Timnas Ramai-ramai Sambut Kehadiran Pelatih Baru John Herdman, Begini Kata Jay Idzes Cs
Napoli 1-0 Sassuolo: Jay Idzes Berhasil Meredam Mesin Gol Rasmus Hojlund