Federico Dimarco Tolak Pujian Individu

Muhammad Ridwan, Sportlink News
- Senin, 9 Februari 2026 | 22:19 WIB
Federico Dimarco dari FC Internazionale merayakan gol kedua timnya selama pertandingan Serie A.
Federico Dimarco dari FC Internazionale merayakan gol kedua timnya selama pertandingan Serie A.

SportlinkNews - Penampilan impresif Federico Dimarco dalam kemenangan telak Inter Milan atas Sassuolo menarik perhatian publik. Meski disebut sebagai salah satu bek kiri terbaik di dunia, pemain asal Italia itu memilih tetap rendah hati.

Dimarco memberikan kontribusi besar bagi kemenangan 5-0 Inter Milan di Stadion Mapei, Senin (9/2) dini hari WIB. Ia mencetak tiga assist, nyaris menambah gol lewat tembakan yang menghantam mistar, dan melakukan sapuan penting di garis gawang.

Performanya ini menambah catatan gemilang Dimarco di Serie A 2025/26. Bek berusia 28 tahun itu kini sudah mengoleksi 13 assist dan lima gol dari 22 penampilan, menjadikannya salah satu bek paling produktif di liga.

Baca Juga: PSSI Kena Denda Komdis AFC, Catatan Serius dari Aspek Penyelenggaraan

Pujiannya datang dari rekan setim sekaligus kapten Inter Milan, Lautaro Martinez. Menurutnya, rekannya tersebut punya kemampuan yang oke.

“Hari ini dia menunjukkan bahwa dia salah satu bek kiri terbaik di dunia. Dia menentukan pertandingan sekarang. Tim memang yang paling penting, tapi level individu juga penting,” ujar Martinez usai laga.

Catatan Dimarco kian menonjol karena menjadi salah satu dari sedikit pemain di liga-liga top Eropa yang mampu mencatat dua digit assist. Ia bergabung dengan winger Bayern Munchen Michael Olise (18 assist) dan playmaker Manchester United Bruno Fernandes (12 assist).

Baca Juga: Ubed Geser Alwi Jadi Juara Termuda BWF World Tour

Meski mendapat pujian tinggi, Dimarco merendah menanggapi penilaian itu. “Terkait tembakan yang mengenai mistar itu, saya tidak menendangnya dengan baik,” ujarnya kepada DAZN.

"Saya enggak merasa aku adalah pemain yang istimewa. Di dalam sepak bola itu, ketika Anda tampil baik, Anda adalah seorang fenomena, tapi ketika Anda main jelek maka Anda tidak berguna. Pada akhirnya, hasil tim adalah yang penting, bukan individu," ucapnya.

Penampilan Dimarco melawan Sassuolo juga menjadi bukti kontribusi bek kiri dalam serangan modern, di mana kemampuan menyerang sama pentingnya dengan kemampuan bertahan.

Baca Juga: AC Milan Buka Peluang Lepas Pulisic, Tiga Klub Top Inggris Mengincar

Statistik assist Dimarco menunjukkan bagaimana pemain bertahan kini berperan penting dalam mencetak gol dan menciptakan peluang, bukan sekadar meredam serangan lawan.

Inter Milan, dengan performa solid Dimarco dan kolega, kini semakin mantap di puncak klasemen Serie A, dan kontribusi bek kiri asal Italia itu menjadi salah satu kunci keberhasilan mereka musim ini.

Halaman:

Editor: Muhammad Ridwan

Sumber: DAZN

Dilarang mengambil dan/atau menayangkan ulang sebagian atau keseluruhan artikel
di atas untuk konten akun media sosial komersil tanpa seizin redaksi.

Tags

Artikel Terkait

Terkini

Napoli Kontrak Allegri 2 Tahun Gantikan Conte

Jumat, 29 Mei 2026 | 09:20 WIB

Lukaku Kesal dengan Media Italia yang Lebay

Rabu, 27 Mei 2026 | 08:10 WIB
X